5 Drama Jepang Bertema Dunia Kerja yang Bikin Kamu Termotivasi!

Table of Contents

Terkadang, menonton drama Jepang bertema dunia kerja yang penuh ritme dan energi bisa jadi suntikan motivasi yang tepat agar kita bisa menjalani hidup dengan lebih semangat.

Mulai dari tim pegawai negeri yang memburu pengemplang pajak, duo renovasi rumah yang membantu “memulai ulang” kehidupan, hingga karyawan baru yang berani maju tanpa ragu.

Karya-karya ini tak hanya menggambarkan pekerjaan itu sendiri, tetapi juga ketekunan, pertumbuhan, dan keyakinan di dalam dunia kerja. Kisah penuh semangat dan perjuangan ini sangat cocok jadi “charging station” mental di awal tahun!

Berikut adalah lima drama Jepang bertema dunia kerja yang bisa bikin kamu lebih termotivasi untuk menjalani hari sebagai seorang karyawan.

1. The Woman of Rice National Tax Agency Data Investigation Division Zaikoku Office

    “The Woman of Rice National Tax Agency Data Investigation Division Zaikoku Office” mengambil latar unit baru di kantor pajak nasional yang menangani kasus pajak kompleks.

    Tokoh utamanya, Masako Yoneda (diperankan oleh Nanako Matsushima), membentuk tim dengan karakter beragam namun kemampuan luar biasa untuk memburu penghindaran pajak dan penyembunyian aset. Alurnya cepat dan memberikan kepuasan saat keadilan ditegakkan.

    Anggota timnya terdiri dari birokrat elit Kementerian Keuangan, pegawai wanita yang mengutamakan kualitas hidup, karyawan senior yang mengandalkan keberuntungan, hingga mantan atasan Masako.

    Meski tampak tidak konvensional, mereka mampu bertindak tepat di momen krusial. Prinsip Masako, “Aku tidak akan membiarkan pengemplang pajak hidup bahagia,” menjadi inti cerita, dengan pendekatan logis dan intuisi tajam dalam mengungkap kebenaran.

    2. Renovation Like Magic

      Drama Jepang, “Renovation Like Magic (魔法のリノベ)”, mengikuti Komé Shingyoji (diperankan oleh Haru), yang pindah kerja dari perusahaan besar ke perusahaan konstruksi yang didominasi pria.

      Ia berpasangan dengan Genosuke Fukuyama (Shotaro Mamiya), pria yang telah dua kali bercerai dan memiliki seorang anak, untuk menawarkan solusi renovasi rumah bagi klien.

      Drama ini menyoroti berbagai masalah tersembunyi di balik sebuah rumah: rahasia pasangan, rumah berhantu, feng shui, kebutuhan anggota keluarga, hingga isu keamanan.

      Dengan mengandalkan kepekaan dan observasi, mereka memberikan solusi terbaik bagi klien. Saat masalah terungkap, rasanya seperti menyaksikan “sihir” yang membuka masa depan baru.

      Kolaborasi tim di tempat kerja pun terasa kuat, menghadirkan keseimbangan antara profesionalitas dan kehangatan manusia.

      Baca Juga:

      4 Drama Jepang Romantis yang Bikin Hati Meleleh

      3. Waru: Hataraku no ga Kakko Warui Nante Dare ga Itta?

        “Waru: Hataraku no ga Kakko Warui Nante Dare ga Itta?”, menceritakan tentang Tanaka Maririn (diperankan oleh Mio Imada), yang ditempatkan di divisi manajemen perlengkapan perusahaan—sebuah departemen pinggiran yang sering diremehkan orang.

        Di sana, ia bertemu dengan atasan misterius namun tajam, Minegishi Yuki (diperankan oleh Noriko Eguchi). Demi bisa bertemu dengan sosok yang ia kagumi, “Mr. T.O.”, Maririn bertekad untuk merintis jalannya sendiri di perusahaan.

        Kepribadiannya yang jujur, energik, dan kadang impulsif justru mengguncang suasana kerja yang kaku. Ia berkeliling antar departemen, memahami kesulitan tiap posisi, dan membuat rekan kerja kembali memaknai arti pekerjaan. Drama ini ringan namun penuh semangat, menggambarkan bagaimana karyawan baru menemukan tempatnya di tengah realitas dunia kerja.

        4. Oh! My Boss! Love Not Included

          “Oh! My Boss! Love Not Included” (オー!マイ・ボス!恋は別冊で) berlatar di redaksi majalah fashion. Nami Suzuki (Mone Kamishiraishi), gadis biasa yang canggung, bekerja di bawah pemimpin redaksi yang tajam, Reiko Horai (Nanao). Dalam prosesnya, ia belajar mengenal diri sambil menghadapi dunia kerja.

          Di sekitarnya ada fotografer lembut Junnosuke (Yuta Tamamori) dan senior yang tegas, Nakazawa (Shotaro Mamiya), yang menambah warna romansa dalam kehidupan kantornya.

          Dengan gaya komedi ringan, drama ini menggambarkan kebingungan dan adaptasi karyawan baru, dibalut kisah cinta yang manis dan visual dunia fashion yang menarik.

          5. I Will Not Work Overtime, Period!

            “I Will Not Work Overtime, Period!” (わたし、定時で帰ります。) mengisahkan tokoh utama Higashiyama Yui (diperankan oleh Yuriko Yoshitaka) yang berpegang teguh pada prinsip “pulang tepat waktu, tanpa lembur.” Di lingkungan kerja yang sarat budaya lembur, sikapnya terasa sangat berbeda dan mencolok.

            Setiap episode menghadirkan kisah dari berbagai rekan kerja, mengangkat isu seperti sistem kerja berbasis tanggung jawab, jam kerja panjang, hingga kelelahan akibat overwork.

            Yui bukanlah sosok yang menghindari pekerjaan, justru sebaliknya, ia bekerja dengan maksimal selama jam kerja, namun menolak mengorbankan kehidupan pribadinya demi citra “pekerja keras” semata.

            Deretan karakter dalam drama ini digambarkan dengan kuat, masing-masing mewakili sudut pandang berbeda terhadap dunia kerja. Sosok Yui yang berani menyuarakan prinsipnya menyampaikan pesan bahwa “baik pekerjaan maupun kehidupan pribadi sama-sama layak dihargai.”

            Alih-alih mengandalkan dialog penuh emosi, drama ini membangun kekuatan melalui detail keseharian, mengajak penonton untuk kembali memikirkan arah dari usaha yang dijalani.

            Bagi kamu yang ingin menata ulang ritme hidup dan mencari keseimbangan antara kerja dan kehidupan di tahun baru, drama ini terasa sangat relevan.

            Jadikan Pekerjaan sebagai Panggung Gemilang untuk Membuktikan Dirimu!

            Sebagian besar pekerjaan dipenuhi dengan rasa lelah, keluhan, dan berbagai kerepotan. Di dunia ini, hanya sedikit orang yang benar-benar bisa melakukan pekerjaan yang mereka cintai.

            Hampir semua orang, sedikit banyak, pasti pernah merasa tidak puas dengan pekerjaannya. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kita memilih untuk menghadapinya—apakah terus terpuruk, atau berusaha menemukan kesenangan di dalamnya.

            Setidaknya, masih ada “hari gajian” yang bisa dinantikan! Meski terkadang harus “menundukkan diri demi penghasilan”, jangan lupa untuk tetap menikmati hidup dengan baik.

            Percayalah, deretan drama Jepang bertema dunia kerja yang penuh semangat ini bisa menjadi penyemangat dan memberi energi positif untuk kita!

            Share Postingan Ini!

            Facebook
            Twitter
            LinkedIn
            Pinterest