Festival di Jepang Februari menandai periode peralihan antara akhir musim dingin dan awal musim semi. Meski demikian, di sebagian besar wilayah Jepang, Februari justru dikenal sebagai bulan dengan suhu paling dingin sepanjang tahun.
Di beberapa daerah, hamparan salju putih masih turun dan menyelimuti lingkungan sekitar, seakan musim dingin belum ingin berakhir. Oleh sebab itu, banyak perayaan yang diselenggarakan pada bulan Februari memiliki keterkaitan erat dengan salju dan nuansa musim dingin.
Di sisi lain, sebagai penanda datangnya musim semi, terdapat pula berbagai festival yang menghadirkan semangat, warna, dan keceriaan. Perpaduan antara dinginnya musim salju dan hangatnya sambutan musim semi menciptakan suasana yang khas dan menarik.
Pada kesempatan ini, kami akan mengulas lima festival yang diselenggarakan di Jepang selama bulan Februari. Simak informasi lengkapnya berikut ini:
1. Gunma – Red Thread Prayer Festival

Red Thread Prayer Festival (Akai Ito Kigan-sai) adalah festival khusus yang diselenggarakan di Jigen-in, Kota Takasaki, Prefektur Gunma.
Di dalam area kuil terdapat patung Kannon berjubah putih setinggi 41 meter. Selama festival berlangsung, pihak kuil akan mengikatkan seutas benang merah sepanjang 30 meter pada patung Kannon tersebut.
Jika pengunjung mengikat benang merah itu pada jari kelingking mereka, dipercaya dapat memohon jodoh dan hubungan baik kepada Kannon berjubah putih.
Festival ini tergolong sebagai festival pencarian jodoh yang relatif baru dalam beberapa tahun terakhir. Jika tertarik, jangan lewatkan kesempatan untuk berdoa langsung di hadapan Kannon berjubah putih!
- Nama: Red Thread Prayer Festival (Akai Ito Kigan-sai)
- Alamat: Jigen-in, Takasaki City, Gunma Prefecture
- Tanggal acara: Setiap tahun 14 Februari – 14 Maret
- OFFICIAL SITE
2. Aomori – Hirosaki Castle Snow Lantern Festival

Hirosaki Castle Snow Lantern Festival adalah festival lentera musim dingin yang diadakan di sekitar Kastel Hirosaki, Prefektur Aomori. Festival ini merupakan acara terkenal di daerah setempat dan termasuk salah satu dari “Lima Festival Salju Mutsu”.
Bertempat di Taman Hirosaki di dalam area kastel, festival ini menampilkan sekitar 150 lentera dan patung salju berbagai ukuran yang dibuat langsung oleh warga, serta ratusan rumah salju mini yang diterangi lampu, menciptakan suasana yang sangat indah dan seperti dunia dongeng.
Daya tarik utamanya adalah “Tsugaru Nishiki-e Grand Corridor” yang terinspirasi dari Festival Hirosaki Neputa, sehingga meskipun di musim dingin, pengunjung tetap dapat merasakan semangat dan warna-warni festival musim panas.
Selain itu, terdapat juga seluncuran salju, konser musik, dan berbagai kegiatan lain yang membuat wisatawan betah berlama-lama.
- Nama: Hirosaki Snow Lantern Festival
- Alamat: Hirosaki Park, Hirosaki City, Aomori Prefecture
- Tanggal acara: Setiap tahun 7 Februari – 11 Februari
- OFFICIAL SITE
Baca Juga:
5 Festival yang Wajib Dikunjungi di Jepang pada Bulan Februari (Part 1)
3. Nagasaki – Nagasaki Lantern Festival

Nagasaki Lantern Festival adalah festival musim dingin terbesar di Prefektur Nagasaki. Awalnya, festival ini diselenggarakan oleh Chinatown Shinchi Nagasaki untuk merayakan Tahun Baru Imlek.
Sejak diperluas pada tahun 1994, festival ini kini menjadi salah satu daya tarik utama musim dingin di Nagasaki.
Selama festival, lebih dari 10.000 lentera bergaya Tiongkok serta berbagai lampion hias berukuran besar dipasang di seluruh penjuru kota, menerangi jalanan dengan cahaya yang meriah.
Selain itu, terdapat pertunjukan barongsai, tari naga, akrobatik, serta “Emperor’s Parade” yang diadakan pada Sabtu sore. Semua ini memungkinkan pengunjung merasakan sejarah panjang Nagasaki sebagai kota dengan perpaduan budaya yang unik dan suasana yang semarak.
- Nama: Nagasaki Lantern Festival
- Alamat: Nagasaki City, Nagasaki Prefecture
- Tanggal acara: Akhir Januari – pertengahan Februari setiap tahun (tanggal 1–15 kalender lunar)
- OFFICIAL SITE
4. Miyagi – Yonekawa Mizukaburi Festival

Yonekawa Mizukaburi Festival adalah festival tradisional di wilayah Yonekawa, Kota Tome, Prefektur Miyagi, dengan sejarah lebih dari 450 tahun. Festival ini cukup terkenal dan banyak menarik perhatian pengunjung.
Pada masa lalu, kesadaran pencegahan kebakaran di Jepang masih rendah, sementara wilayah Tohoku cenderung kering dan rawan kebakaran.
Oleh karena itu, festival ini diadakan sebagai doa untuk perlindungan dari kebakaran serta keselamatan dan kedamaian wilayah Yonekawa sepanjang tahun.
Pada hari festival, para peserta mengenakan mantel jerami dan helm jerami, berdandan menyerupai dewa api Zhu Rong, lalu berkeliling dari rumah ke rumah untuk memberikan berkah. Jika mereka menemukan ember berisi air “mizukaburi” di pinggir jalan, air tersebut akan disiramkan ke rumah-rumah.
Rumah yang terkena siraman air dipercaya akan terhindar dari bencana api selama satu tahun, dan orang-orang yang terkena percikan air juga akan mendapatkan perlindungan dan keselamatan.
- Nama: Yonekawa Water Splashing Festival
- Alamat: Itsukamachi Area, Yonekawa, Towa-cho, Tome City, Miyagi Prefecture
- Tanggal acara: Hari “Hatsuuma” pada awal Februari setiap tahun
- OFFICIAL SITE
5. Oita – Tennenji Shujo Onie Festival

Tennenji Shujo Onie Festival adalah festival tradisional yang diadakan di Tennen-ji, Kota Bungotakada, Prefektur Oita. Dalam budaya tradisional Jepang, oni (iblis) umumnya dianggap sebagai perwujudan kejahatan.
Namun, di beberapa wilayah Prefektur Oita, oni justru dipandang sebagai perwujudan Buddha yang mengusir kejahatan dan membawa keberuntungan.
Festival ini diselenggarakan berdasarkan kepercayaan tersebut sebagai ritual doa keselamatan.
Pada puncak acara, para peserta yang berperan sebagai oni merah dan oni hitam akan menari sambil mengayunkan obor dan menaburkan percikan api.
Aksi penuh tenaga ini selalu memukau para wisatawan. Konon, jika seseorang dipukul ringan di bahu atau punggung oleh oni dengan obor, orang tersebut akan mendapatkan berkah dan perlindungan.
Festival ini merupakan salah satu budaya unik Jepang kuno yang masih dilestarikan hingga sekarang.
- Nama: Tennenji Shujo Onie Festival
- Alamat: Tennen-ji, Bungotakada City, Oita Prefecture
- Tanggal acara: Awal Februari setiap tahun (tanggal 7 kalender lunar)
- OFFICIAL SITE
Itulah pilihan festival bulan Februari kali ini. Jika tertarik, jangan lewatkan kesempatan untuk mengalaminya secara langsung dan rasakan suasana musim dingin di Jepang.




