Musim gugur menjadi waktu yang tepat untuk menikmati keindahan alam Jepang dengan dedaunan berwarna merah, jingga, dan kuning. Jika ingin mencari destinasi wisata musim gugur dekat Tokyo, Prefektur Saitama bisa menjadi pilihan menarik.
Ada berbagai tempat yang menawarkan pemandangan momiji, suasana alam yang menenangkan, hingga aktivitas seru yang sayang untuk dilewatkan. Berikut adalah lima destinasi wisata musim gugur terbaik di Prefektur Saitama tahuan 2026 yang bisa masuk ke daftar perjalananmu di Jepang!
1. Chichibu Nagatoro River Cruise
Terletak di bagian barat Prefektur Saitama, kawasan Chichibu dikelilingi pegunungan dan dikenal sebagai destinasi favorit untuk berwisata alam. Dari Ikebukuro, Tokyo, kawasan ini dapat dicapai dalam sekitar 80 menit menggunakan kereta ekspres Seibu Limited Express Laview.
Salah satu aktivitas musim gugur yang paling populer di sini adalah Chichibu Nagatoro River Cruise. Wisatawan diajak menyusuri Sungai Arakawa sepanjang 6 km menggunakan perahu kayu tradisional yang digerakkan oleh pendayung dengan tongkat panjang.
Sepanjang perjalanan, pengunjung dapat menikmati pemandangan bebatuan unik yang dikenal sebagai Iwadatami, dedaunan musim gugur yang menghiasi kedua sisi sungai, hingga jembatan kereta api.
Pemandangan dedaunan musim gugur biasanya mencapai puncaknya pada akhir Oktober hingga awal November. Beberapa bagian sungai memiliki arus yang cukup deras sehingga memberikan sensasi mendebarkan dengan percikan air yang menyegarkan.
Selain menikmati wisata sungai, pengunjung juga dapat menginap di berbagai penginapan dengan fasilitas onsen di kawasan ini. Jangan lewatkan pula hidangan khas setempat, seperti mi soba Chichibu dan kentang rebus dengan saus miso.
2. Saitama Toyopet Chichibu Muse Park
Ingin menikmati deretan pohon ginkgo yang menakjubkan tanpa harus berdesakan dengan banyak pengunjung? Jika berkunjung ke kawasan Chichibu, sempatkan mampir ke Saitama Toyopet Chichibu Muse Park, yang cocok dikunjungi bersamaan dengan Chichibu Nagatoro River Cruise.
Di taman ini, terdapat sekitar 500 pohon ginkgo yang tumbuh di sepanjang Sky Road dengan panjang sekitar 3 km. Mulai akhir Oktober, deretan pohon tersebut berubah menjadi terowongan berwarna kuning keemasan yang memukau.
Ketika daun-daunnya mulai berguguran pada awal hingga pertengahan November, hamparan daun kuning akan membentuk karpet keemasan yang indah.
Area taman yang luas juga memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan musim gugur dengan berbagai cara. Selain menyewa sepeda untuk berkeliling, wisatawan dapat menaiki Sky Train, kereta wisata berbentuk kereta api klasik, untuk menikmati panorama musim gugur dari sudut pandang yang berbeda.
Baca Juga:
Rekomendasi Spot Momiji Terbaik di Tokyo dan Kanagawa 2026
3. Tove Jansson Akebono Children’s Forest Park
Sesuai namanya, Tove Jansson Akebono Children’s Forest Park terinspirasi dari dunia Moomin, karakter yang diciptakan oleh penulis dan ilustrator asal Finlandia, Tove Jansson. Taman ini menjadi salah satu landmark penting di Kota Hanno, Prefektur Saitama, dan menariknya, pengunjung dapat masuk secara gratis!
Dikelilingi hutan alami, taman ini menghadirkan berbagai bangunan dengan bentuk unik dan nuansa seperti negeri dongeng, mulai dari Mushroom House, Children’s Theatre, hingga Water House. Suasananya membuat pengunjung seolah memasuki dunia Moomin yang hidup di tengah hutan.
Menjelang akhir November hingga awal Desember, pohon-pohon maple di sekitar taman mulai berubah warna menjadi merah. Perpaduan bangunan unik, hutan alami, dan dedaunan musim gugur menciptakan pemandangan bak negeri dongeng yang memikat. Destinasi ini cocok dikunjungi bersama keluarga untuk menikmati suasana musim gugur yang tenang dan menyenangkan.
4. Kinchakuda Manjushage Park
Terletak di Kota Hidaka, Prefektur Saitama, Kinchakuda Manjushage Park dikenal sebagai salah satu destinasi terbaik di sekitar Tokyo untuk menyaksikan bunga higanbana dalam jumlah besar. Perjalanan dari Ikebukuro, Tokyo, menggunakan kereta hanya membutuhkan waktu sedikit lebih dari satu jam.
Setiap pertengahan September hingga awal Oktober, sekitar 5 juta bunga higanbana bermekaran di antara pepohonan dan membentuk hamparan merah yang spektakuler.
Cahaya matahari yang menembus sela-sela pepohonan menciptakan permainan terang dan bayangan di antara bunga-bunga tersebut, menghadirkan suasana yang unik sekaligus misterius.
Tahun ini, Kinchakuda Manjushage Festival juga diselenggarakan pada 21 September hingga 6 Oktober. Selama festival berlangsung, pengunjung dapat menjelajahi berbagai stan yang menjual produk khas daerah setempat sembari menikmati pemandangan bunga yang bermekaran.
5. Jomine Park
Tahukah kamu bahwa bunga sakura juga bisa mekar pada musim gugur hingga musim dingin? Fenomena unik ini dapat disaksikan di Jomine Park, yang terletak di kawasan Gunung Jomine, Prefektur Saitama, pada ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut.
Taman ini memiliki sekitar 600 pohon sakura musim dingin atau fuyuzakura yang bermekaran mulai akhir Oktober hingga awal Desember.
Pada musim gugur, pengunjung dapat menyaksikan pemandangan istimewa berupa bunga sakura yang mekar bersamaan dengan dedaunan musim gugur berwarna merah.
Tak hanya menawarkan panorama alam, Jomine Park juga dilengkapi area berkemah dan fasilitas BBQ House untuk pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati hidangan di tengah alam terbuka.
Setiap hari Minggu terakhir pada bulan Oktober, taman ini juga mengadakan Fuyuzakura Festival. Acara tersebut menghadirkan berbagai kegiatan menarik serta stan yang menjual produk khas daerah setempat.
Pengunjung pun dapat menikmati keindahan alam musim gugur sekaligus mengenal kekayaan kuliner dan budaya lokal.
Alternatif Wisata Musim Gugur, Nikmati Keindahan Alam di Prefektur Saitama
Prefectural Products and Tourism Association of Saitama telah memilih lima destinasi wisata di atas sebagai rekomendasi untuk menikmati musim gugur.
Mulai dari menyusuri sungai dengan perahu tradisional, berjalan di antara terowongan ginkgo berwarna keemasan, hingga menyaksikan bunga sakura yang mekar di tengah musim gugur, semuanya menawarkan pengalaman yang berbeda.
Jangan lupa catat destinasi favoritmu dan masukkan ke dalam rencana perjalanan Jepang berikutnya, khususnya saat menjelajahi kawasan Kanto!



