2 Itinerary Wajib di Nagasaki, Pilihan Terbaik untuk Liburan Singkat!

Table of Contents

Terletak di Kyushu, Nagasaki adalah salah satu kota pelabuhan di Jepang yang masih kental dengan nuansa internasional. Sepanjang sejarahnya yang panjang, berbagai budaya bertemu dan berpadu di sini, membentuk lanskap kota yang unik.

Laut yang terlihat di sela-sela perbukitan, bangunan klasik yang elegan, hingga pemandangan malam yang berkilauan saat hari gelap. Cukup berjalan santai di kota ini, pesona Nagasaki akan perlahan mencuri hatimu.

Di artikel kali ini, kami telah memilih dua itinerary paling populer untuk liburan singkat di Nagasaki . Meski waktu kunjungan terbatas, rencana perjalanan ini tetap memungkinkan kamu merasakan daya tarik khas Nagasaki secara maksimal. Jangan sampai terlewat!

Panduan Lokasi dan Transportasi Nagasaki

Nagasaki berada di bagian barat laut Kyushu, sebuah kota pelabuhan yang dikelilingi oleh pegunungan dan laut.

Sejak dahulu, kota ini merupakan titik penting pertukaran budaya Jepang dengan dunia luar dan hingga kini masih mempertahankan pemandangan kota yang memadukan budaya Barat, Tiongkok, dan Jepang.

Baik untuk berjalan santai, menelusuri sejarah, menikmati night view, maupun mencicipi kuliner lokal, Nagasaki selalu menawarkan kejutan bagi para wisatawan.

Secara geografis, lokasinya juga tidak jauh dari kota-kota utama Kyushu seperti Fukuoka dan Saga sehingga mudah diakses baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Bahkan untuk kunjungan pertama, Nagasaki termasuk kota yang mudah direncanakan perjalanannya, itulah sebabnya popularitasnya di kalangan wisatawan luar negeri terus meningkat.

Transportasi dari Fukuoka Airport ke Nagasaki

◼︎ Fukuoka Airport → Hakata Station → Nishi Kyushu Shinkansen “Kamome” → Nagasaki Station
〈Waktu tempuh: sekitar 1 jam 20 menit〉

◼︎ Fukuoka Airport → Highway Bus “Kyushu-go” → Nagasaki Station
〈Waktu tempuh: sekitar 2 jam 20 menit〉

Baca Juga:

Tempat Ini Wajib Kamu Kunjungi saat Berada di Kofu, Rekomendasi Terpercaya dari Warga Lokal!

Rekomendasi Itinerary untuk Menjelajahi Nagasaki Lebih Dalam

Objek wisata di Nagasaki tersebar di berbagai area. Berikut ini kami perkenalkan dua itinerary paling populer di Nagasaki yang akan membawamu menikmati pesona kota ini dari laut, perbukitan, hingga area pusat kota.

Rekomendasi Itinerary ① : Gunkanjima Cruise dan Digital Museum

Mengapung sunyi di tengah laut, Hashima Island (Gunkanjima) masih memperlihatkan jelas jejak masa lalunya sebagai pulau tambang batu bara. Dari Nagasaki Port, perjalanan kapal menuju pulau ini memakan waktu sekitar 30 menit.

Dulu, Gunkanjima pernah berjaya berkat industri pertambangan, bahkan pada masa puncaknya dihuni lebih dari 5.000 orang. Kini, pulau ini telah menjadi pulau tak berpenghuni.

Bangunan beton yang lapuk berdiri diterpa angin laut, menciptakan pemandangan yang unik sekaligus misterius.

Alur Itinerary Gunkanjima Cruise & Digital Museum

  • Mengunjungi Digital Museum untuk pengenalan awal
  • Naik kapal menuju pulau
  • Mengelilingi pulau (jika cuaca memungkinkan), lalu turun langsung ke pulau

Dengan urutan ini, pengunjung dapat memahami sejarah dan daya tarik Gunkanjima secara lebih menyeluruh.

Konsep “memahami dulu, melihat langsung, lalu menginjakkan kaki di pulau” membuat pengalaman perjalanan terasa jauh lebih mendalam.

Setelah check-in di Gunkanjima Digital Museum kamu dapat bebas menjelajahi area pameran yang menampilkan sejarah pulau dan kehidupan para penduduknya melalui VR, maket tiga dimensi, serta foto-foto lama.

Bahkan bangunan yang kini sudah tidak bisa dimasuki pun direkonstruksi secara digital, sehingga pengunjung dapat membangun pemahaman sebelum benar-benar mengunjungi pulau.

Setelah memahami latar belakang Gunkanjima di museum, tibalah saatnya berangkat menuju pulau dengan kapal.

Dari dermaga, kapal melaju di atas laut selama puluhan menit. Pulau yang awalnya hanya tampak sebagai siluet samar di kejauhan, perlahan menampakkan bentuk aslinya seiring jarak yang semakin dekat.

Momen inilah yang sering disebut sebagai bagian paling mengesankan dari perjalanan Gunkanjima, kesan tiga dimensi dan atmosfer yang tidak bisa ditangkap oleh foto, hanya bisa dirasakan langsung di tengah laut.

Pada hari dengan kondisi laut yang baik, kamu juga dapat benar-benar menginjakkan kaki di pulau utama.

Saat menyusuri jalur kunjungan yang telah disediakan, kamu akan melihat bekas perumahan penambang dan lokasi sekolah, jejak kehidupan yang dulu begitu nyata.

Berdiri di pulau yang kini hanya ditemani angin laut dan reruntuhan, akan muncul perasaan kuat: “Tempat ini benar-benar pernah dihuni manusia.”

Gunkanjima bukan sekadar destinasi untuk berfoto, melainkan sebuah pulau yang sarat akan cerita.

Dengan memahami sejarah di museum, mendekati pulau lewat laut, lalu menyaksikannya secara langsung, bobot sejarah dan kehidupan masa lalu pulau ini terasa jauh lebih hidup dan nyata.

Jika kamu ingin meninggalkan kenangan perjalanan yang tak tergantikan di Nagasaki, itinerary ini adalah pilihan yang benar-benar layak direkomendasikan.

Baca Juga:

Rekomendasi Itinerary ② : Glover Garden

Pemandangan Nagasaki Port yang bisa dinikmati dari tempat ini pun menjadi salah satu highlight yang tidak boleh dilewatkan.

Terletak di kawasan Minami-Yamate, Glover Garden merupakan destinasi wisata terkenal yang terdiri dari sejumlah mansion bergaya Barat yang dibangun dari akhir periode Edo hingga awal periode Meiji.

Seluruh area taman dipenuhi nuansa internasional yang kuat; berjalan-jalan di dalamnya serasa memasuki kisah romantis dari masa lalu.

Di dalam taman, tersebar berbagai bangunan bersejarah, termasuk Former Glover House yang menjadi bagian dari Situs Warisan Dunia. Taman yang indah, pepohonan hijau, serta pemandangan pelabuhan berpadu harmonis.

Berjalan santai dengan mengenakan gaun bergaya retro, atau menikmati waktu sore di kafe yang dikelilingi kehijauan, menjadi cara populer untuk menikmati suasana di sini.

Bangunan Bersejarah dan Nuansa Zaman Meiji

Terdapat total sembilan bangunan bergaya Barat di dalam area Glover Garden, yang semuanya dibangun pada akhir periode Edo hingga periode Meiji.

Bangunan-bangunan ini memiliki nilai sejarah yang tinggi, dengan desain yang mencerminkan perpaduan budaya Barat dan gaya hidup Jepang pada masanya.

Berjalan di antara bangunan-bangunan tersebut memungkinkan pengunjung merasakan atmosfer khas dari era tersebut secara langsung.

Salah satu alasan utama mengapa Glover Garden begitu digemari adalah pemandangan spektakuler Nagasaki Port yang dapat dinikmati dari atas bukit.

Laut biru yang membentang luas, pemandangan kota yang berlapis-lapis, serta taman hijau yang tertata rapi terhampar di depan mata. Cukup berjalan perlahan, suasana hati pun akan terasa lebih rileks—sebuah lanskap yang benar-benar istimewa.

Pesona Glover Garden di Malam Hari

Saat matahari terbenam, Glover Garden menampilkan suasana yang sama sekali berbeda dari siang hari. Dalam acara musiman “Glover Garden Lantern Night”, sekitar 400 lentera dinyalakan, menciptakan pemandangan bak kota kecil di negeri asing yang penuh nuansa magis dan romantis.

Setiap tanggal 24–25 Desember, taman ini juga mengadakan acara Natal khusus bertajuk “Heart-shaped Candle Event”.

Pengunjung dapat menuliskan harapan dan pesan di atas lilin, lalu menyalakannya sambil menikmati pemandangan malam yang diterangi cahaya lilin yang hangat dan lembut.

Keanggunan bangunan bergaya Barat, hijaunya taman, panorama pelabuhan, serta lentera yang menyala di malam hari membuat Glover Garden menampilkan pesona yang berbeda-beda tergantung waktu kunjungan.

Mulai dari sejarah, arsitektur, pemandangan alam, hingga pencahayaan malam yang romantis, semuanya bisa dinikmati sekaligus di sini. Sebagai salah satu destinasi wisata utama di Nagasaki, Glover Garden adalah tempat yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Nagasaki.

Glover Garden Lantern Night

Acara romantis Glover Garden Lantern Night, dengan sekitar 400 lentera yang menerangi seluruh area taman akan segera berlangsung!

Suasana malam yang penuh imajinasi dan berbeda dari siang hari menjadikan Glover Garden sangat layak untuk dikunjungi.

  • Periode acara: Sekarang hingga 31 Maret 2026 (Selasa)
  • Waktu: Dari matahari terbenam hingga 20:00 (masuk terakhir 19:00)
  • Lokasi: Area Escalator No.1, Plaza depan Patung Tamaki Miura
  • Biaya partisipasi: Gratis (tiket masuk taman dibeli terpisah)

Jadi, itulah dua itinerary yang bisa kamu coba saat beribur di Nagasaki, Jepang. Selamat mencobanya, japafans!

Share Postingan Ini!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest