6 Festival Tradisional Jepang di Bulan Mei yang Perlu Kamu Tahu!

Table of Contents

Jepang adalah negara yang sangat menjunjung budaya tradisional. Setiap daerah memiliki festival khas yang diadakan pada musim dan bulan tertentu.

Di artikel kali ini, kami telah merangkum berbagai festival tradisional yang berlangsung setiap bulan Mei di Jepang.

Dengan mengunjunginya, kamu bisa merasakan budaya lokal lebih dalam dan melihat bagaimana musim serta tradisi saling berkaitan erat.

Takaoka Mikurumayama Festival

Festival “Takaoka Mikurumayama Festival” diadakan setiap 1 Mei di Kota Takaoka, Prefektur Toyama. Nama “Mikurumayama” berasal dari “gosho-guruma”, yaitu kendaraan yang digunakan Kaisar Jepang saat bepergian.

Konon, awalnya kendaraan ini digunakan oleh Toyotomi Hideyoshi untuk menyambut kaisar, lalu diberikan kepadanya sebagai hadiah.

Setelah itu, Hideyoshi menghadiahkannya kepada penguasa Takaoka, Maeda Toshiie, yang kemudian memberikannya kepada warga kota saat pembangunan Kastel Takaoka. Dari situlah tradisi festival ini diwariskan.

Pada tanggal 1 Mei, seluruh staf dari distrik yamamachi mengenakan topi tradisional bertuliskan karakter Jepang dan pakaian formal era Edo, lalu berparade bersama Mikurumayama di jalanan kota.

Festival yang telah berlangsung selama ratusan tahun ini ditetapkan sebagai Important Intangible Folk Cultural Property Jepang pada tahun 1979.

  • Waktu: 1 Mei 2026
  • Lokasi: Kota Takaoka, Prefektur Toyama

Nabekanmuri Festival

Festival “Nabekanmuri Festival” yang diadakan setiap 3 Mei dikenal sebagai salah satu dari “Tiga Festival Unik Jepang”, bersama “Uji Kurayami Festival” di Kyoto dan “Ecchu Torisaka Butt-Slapping Festival” di Toyama.

Nabekanmuri Festival juga menjadi simbol datangnya musim semi dan telah ditetapkan sebagai budaya rakyat tak benda Kota Maibara, Prefektur Shiga.

Festival ini bermula lebih dari 1.200 tahun lalu pada era Heian. Karena Chikuma Shrine memuja dewa makanan, masyarakat setempat mempersembahkan ikan, hasil panen, dan produk khas Chikuma berupa panci tanah liat kepada istana kekaisaran. Tradisi tersebut kemudian berkembang menjadi bagian dari festival.

Dalam festival ini, delapan anak perempuan berusia 7–8 tahun mengenakan pakaian hijau tradisional dan hakama merah, sambil memakai “panci” hitam khusus di kepala mereka (terbuat dari kertas atau bambu), lalu ikut berparade bersama warga untuk mendoakan panen melimpah dan keselamatan.

  • Waktu: 3 Mei 2026
  • Lokasi: Chikuma Shrine, Prefektur Shiga

Hamamatsu Festival

Di Prefektur Shizuoka, wilayah Kanto, festival meriah “Hamamatsu Festival” diadakan setiap 3–5 Mei. Asal-usulnya dapat ditelusuri hingga abad ke-16, saat festival layang-layang besar diadakan untuk merayakan kelahiran anak seorang penguasa daerah.

Seiring waktu, tradisi ini berkembang menjadi perayaan dan doa bagi kelahiran anak pertama di daerah tersebut.

Sorotan utama festival ini adalah “Nakatajima Kite Battle” di siang hari. Sekitar 200 layang-layang besar bertuliskan nama anak-anak diterbangkan bersamaan, dan para peserta saling menggesekkan tali untuk memutus tali lawan.

Pada malam hari, ada pertunjukan tarian tradisional, taiko, serta parade kereta festival “Gotenyatai Junko” yang meriah, menandai dimulainya awal musim panas di Jepang.

  • Waktu: 3–5 Mei 2026
  • Lokasi: Kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka

Hakata Dontaku

Hakata Dontaku di Kota Fukuoka merupakan salah satu dari tiga festival tradisional terbesar di Hakata, bersama “Hakata Gion Yamakasa” dan “Hakozaki-gu Hojoya”.

Festival ini berlangsung setiap 3–4 Mei dan biasanya dihadiri lebih dari dua juta orang karena bertepatan dengan Golden Week Jepang. Tidak berlebihan jika disebut sebagai salah satu festival terbesar di Jepang.

Sejarah Hakata Dontaku sudah lebih dari 800 tahun dan berasal dari parade “Matsubayashi” pada tahun 1179. Pada era Meiji, namanya berubah menjadi “Dontaku”.

Parade dimulai dari Stasiun Hakata menuju Tenjin Central Park, diikuti ratusan kelompok pertunjukan seperti penari, marching band, dan kendaraan hias, ditambah berbagai acara pendukung yang sangat meriah.

  • Waktu: 3–4 Mei 2026
  • Lokasi: Kota Fukuoka, Prefektur Fukuoka

Baca Juga:

5 Festival yang Wajib Dikunjungi di Jepang pada Bulan Februari (Part 1)

Sendai Aoba Festival

Saat kota Sendai mulai dipenuhi nuansa hijau pada bulan Mei, festival tradisional “Sendai Aoba Festival” juga digelar.

Festival ini berasal dari “Sendai Festival” tahun 1655, ketika para pekerja pembangunan kastel memasukkan seni tari rakyat “Suzume Odori” ke dalam tarian massal agar seluruh warga bisa ikut merayakan festival bersama.

Kini, Sendai Aoba Festival diadakan setiap minggu ketiga bulan Mei. Sehari sebelumnya ada “eve festival” meriah dengan lebih dari 5.000 orang menari Suzume Odori.

Pada hari utama, parade besar “Jidai Emaki Junko” menampilkan iring-iringan kendaraan hias Sendai, mikoshi Date Masamune, serta parade samurai klan Date sepanjang 2,4 km dengan lebih dari 3.000 peserta.

  • Waktu: 16–17 Mei 2026
  • Lokasi: Area pusat Kota Sendai

Tsuruoka Tenjin Festival

Festival terakhir juga berasal dari wilayah Tohoku, yaitu “Tsuruoka Tenjin Festival” di Yamagata, yang juga dikenal sebagai “Monster Festival” atau “Yokai Festival”.

Tsuruoka Tenjin Festival merupakan ritual tahunan di Tsuruoka Tenmangu Shrine untuk menghormati dewa ilmu pengetahuan, Sugawara no Michizane, dan selalu diadakan setiap 25 Mei.

Pada hari festival, lebih dari 2.500 orang ikut berpartisipasi dalam parade Sugawara no Michizane dengan pakaian klasik, parade tari, hingga mikoshi anak-anak.

Namun daya tarik terbesar festival ini adalah kemunculan “yokai” bertopi anyaman atau bertopeng yang tiba-tiba menuangkan sake untuk pengunjung di pinggir jalan.

Konon, tradisi ini berasal dari kisah saat Sugawara no Michizane diasingkan. Karena sistem kelas sosial saat itu, warga Kyoto menyamar sebagai perempuan untuk diam-diam mengantarnya pergi, dan tradisi itu berkembang menjadi festival unik ini.

Menariknya lagi, pengunjung juga bisa mendaftar sebelumnya untuk meminjam kostum dan ikut berdandan sebagai “yokai” secara gratis. Konon, jika selama tiga tahun berturut-turut kamu ikut berdoa tanpa dikenali orang lain, permohonanmu akan terkabul!

  • Waktu: 25 Mei 2026
  • Lokasi: Tsuruoka Tenmangu Shrine, Yamagata

Itulah berbagai festival besar yang diadakan di seluruh Jepang setiap bulan Mei. Festival-festival ini bukan hanya cara untuk melestarikan budaya tradisional kuno, tapi juga menjadi momen penting yang menyatukan masyarakat lokal dan memperkenalkan budaya mereka kepada lebih banyak orang.

Jadi, kalau kamu sedang berada di Jepang pada bulan Mei, jangan ragu untuk ikut merasakan langsung festival-festival di atas, ya!

Share Postingan Ini!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest