Dokter Kulit Ungkap 5 Kesalahan Merawat Kulit yang Sering Dilakukan!

Table of Contents

Saat kulit terasa kering dan kemerahan saat pergantian musim, hal pertama yang terlintas di pikiran biasanya, “Kulit kurang lembap, jadi harus pakai lebih banyak produk”? Serum digunakan berlapis-lapis, masker wajah dipakai bergantian, bahkan eksfoliasi pun tetap dilakukan. Namun, kulit justru terasa semakin tidak nyaman meski sudah dirawat.

Dokter kulit Chen You-Jia mengingatkan bahwa ketika kulit mengalami sensitivitas, jangan terburu-buru menambah produk perawatan. Cari tahu penyebabnya terlebih dahulu, lalu sesuaikan langkah perawatan kulit. Terlebih lagi, kulit sensitif berbeda dengan kulit yang mengalami iritasi sementara.

Daripada terus menambahkan produk, sebaiknya periksa apakah kamu melakukan salah satu dari lima kesalahan merawat kulit berikut ini.

Terus Menumpuk Produk Saat Kulit Terasa Kering

Menggunakan toner, serum, losion, dan krim secara bergantian, lalu menambahkan satu lapisan lagi karena kulit masih terasa kurang lembap?

Dokter Chen You-Jia menjelaskan bahwa setiap produk dapat mengandung berbagai bahan. Menggunakan terlalu banyak produk sekaligus akan meningkatkan kemungkinan kulit terpapar beragam bahan.

Jika beberapa produk mengandung bahan yang sama, pemakaian berlapis juga dapat meningkatkan jumlah bahan tersebut yang diaplikasikan pada kulit.

Masalahnya bukan hanya terletak pada banyaknya lapisan produk, tetapi juga pada kesesuaiannya dengan kondisi kulit. Ketika kulit mulai terasa tidak nyaman, rutinitas yang terlalu kompleks juga membuat kita lebih sulit mengidentifikasi produk mana yang memicu iritasi.

Bagi pemilik kulit sensitif, perawatan kulit tidak harus menggunakan seluruh rangkaian produk. Sebaiknya, kembali pada langkah-langkah yang benar-benar dibutuhkan kulit. Jangan menganggap bahwa mengoleskan lebih banyak produk merupakan satu-satunya cara untuk mengatasi kulit kering.

Merasa Harus Membersihkan Wajah Sampai Benar-Benar Kesat

Apakah kamu merasa harus mencuci wajah sampai benar-benar bersih, bahkan mengulang proses pembersihan dan menghapus riasan berkali-kali agar merasa tenang?

Dokter Chen You-Jia mengingatkan bahwa membersihkan wajah secara berlebihan atau menggunakan produk pembersih riasan yang tidak sesuai dengan kondisi kulit dapat menambah beban pada lapisan pelindung kulit.

Saat membersihkan wajah, hindari air dengan suhu terlalu tinggi dan pilih produk lembut yang sesuai dengan jenis serta kondisi kulit.

Kebiasaan serupa juga bisa terjadi saat beraktivitas di luar ruangan. Setelah berkeringat, sebagian orang terus mengusap wajah dengan tisu basah karena mengira menghilangkan keringat sudah cukup, tanpa memperhatikan kemungkinan iritasi akibat kandungan bahan maupun gesekan.

Jika kulit sudah terasa tidak nyaman, hindari mengusapnya berulang kali dengan tisu basah yang mengandung alkohol atau pewangi. Lakukan pembersihan dengan lebih lembut.

Jika kulit mulai terasa kering, gatal, dan sensitif, krim multifungsi B5 dari La Roche-Posay bisa menjadi salah satu pilihan perawatan.

Baca Juga:

Rekomendasi Tone-up Sunscreen Favorit Cewek Jepang 2026

Tetap Eksfoliasi Saat Kulit Kemerahan dan Perih

Ingin melawan tanda-tanda penuaan dan membuat tekstur kulit terasa lebih halus, sehingga tetap menggunakan produk berbahan asam dan retinol meski kulit sedang kemerahan?

Dokter Chen You-Jia menyarankan pemilik kulit sensitif untuk lebih berhati-hati saat menggunakan produk perawatan jenis ini. Setidaknya, penggunaannya perlu dipertimbangkan ketika kondisi kulit sudah stabil.

Jika kulit sedang mengalami kemerahan yang jelas atau terasa tidak nyaman, jangan meningkatkan intensitas perawatan hanya demi mendapatkan hasil yang diinginkan.

Hal serupa juga berlaku sebelum bepergian. Jangan tiba-tiba melakukan eksfoliasi secara intensif atau menambahkan produk yang berpotensi mengiritasi hanya demi membuat kulit terlihat lebih baik saat difoto.

Terlebih lagi, perjalanan dapat membuat kulit menghadapi perubahan lingkungan, seperti paparan angin, udara kering, dan perbedaan suhu. Karena itu, prioritaskan kondisi kulit yang stabil dan hindari melakukan perawatan eksfoliasi intensif beberapa hari sebelum keberangkatan.

Menganggap Masker Wajah sebagai Pertolongan Pertama

Apakah pemilik kulit sensitif boleh menggunakan masker wajah?
Dokter Chen You-Jia menjelaskan, “Pemilik kulit sensitif sebenarnya boleh menggunakan masker wajah, tetapi harus melihat bagaimana kondisi kulit saat itu.”

Jika kulit sedang terasa sangat perih atau menunjukkan kemerahan yang jelas, masker wajah bukanlah pilihan yang tepat.

Ia menjelaskan bahwa beberapa bahan dalam masker mungkin tidak cocok dengan kondisi kulit seseorang. Selain itu, efek oklusif atau lapisan penutup saat menggunakan masker dapat meningkatkan penyerapan bahan tertentu sehingga kulit yang sedang mengalami iritasi justru menerima beban tambahan.

Ketika kondisi kulit sudah lebih stabil, kamu bisa memilih masker dengan kandungan yang relatif sederhana dan berfokus pada hidrasi. Sementara itu, masker yang mengandung bahan asam atau ditujukan untuk mengangkat sel kulit mati sebaiknya digunakan dengan lebih hati-hati.

Sebelum mencoba mengembalikan kelembapan kulit, pastikan terlebih dahulu bahwa kondisinya memungkinkan untuk menggunakan masker. Hal ini lebih penting daripada terburu-buru membuka dan memakai masker wajah.

Menggunakan Air Panas untuk Meredakan Gatal atau Mengoleskan Minyak Esensial Sembarangan

Saat kulit terasa kering dan gatal, apakah kamu sulit menahan diri untuk menggaruknya atau membilasnya dengan air panas? Ketika rasa gatal mereda untuk sementara, kamu pun menganggap masalahnya sudah teratasi.

Dokter Chen You-Jia mengingatkan bahwa menggaruk kulit dapat semakin merusak permukaannya dan menciptakan siklus gatal yang semakin parah.

Air panas memang dapat meredakan rasa gatal untuk sementara, tetapi bukan berarti kondisi kulit membaik. Sebaliknya, suhu yang terlalu tinggi justru berpotensi memperparah kekeringan dan iritasi.

Selain itu, ketika kulit sedang bermasalah, jangan sembarangan mencampur atau menggunakan losion, minyak esensial, maupun sari tumbuhan yang kandungannya tidak diketahui dengan jelas.

Langkah yang lebih tepat adalah mengurangi paparan pemicu iritasi, membersihkan kulit secara lembut, dan menurunkan suhu kulit secara wajar jika diperlukan. Amati perubahan kondisinya daripada terus mencoba berbagai cara baru yang dianggap sebagai pertolongan pertama.

Cari Tahu Penyebabnya Terlebih Dahulu Sebelum Menentukan Produk yang Digunakan

Dokter Chen You-Jia menjelaskan bahwa kulit sensitif merupakan kondisi yang cenderung berlangsung dalam jangka panjang.

Sementara itu, sensitivitas sementara dapat disebabkan oleh penggunaan kosmetik yang tidak cocok atau pemakaian bahan aktif yang mengiritasi secara berlebihan dalam waktu singkat. Ketika pemicunya dihilangkan dan kondisi kulit kembali stabil, sensitivitas tersebut belum tentu berlanjut.

Kulit yang berulang kali mengalami kekeringan, kemerahan, rasa perih, atau gatal juga bisa berkaitan dengan kondisi seperti rosasea, dermatitis seboroik, maupun dermatitis atopik. Masalah-masalah tersebut perlu dievaluasi oleh dokter kulit.

Jika kemerahan dan pembengkakan semakin parah, tidak mereda selama satu hingga dua hari, atau disertai luka terbuka maupun lepuhan yang jelas, jangan terus mencoba produk perawatan atau pengobatan rumahan tanpa arahan medis.

Jangan langsung menyimpulkan bahwa kulit yang terasa kering pasti akan membaik hanya dengan menggunakan produk yang lebih melembapkan.

Share Postingan Ini!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest