Ukiran kayu dari bahan kayu keras biasanya memberi kesan serius dan tegas. Namun, pernahkah kamu melihat ukiran kayu (wood carving) yang lucu dan menggemaskan?
Kali ini kita akan mengenal karya dari ilustrator sekaligus seniman wood carving Funakawa yang membuat berbagai macam karakter unik, yaitu Funakawa!
Mengenal Funakawa, Ilustrator Sekaligus Seniman Ukur Kayu
Ilustrator Funakawa cukup aktif di platform X (sebelumnya Twitter). Salah satu karakter ilustrasinya yang terkenal adalah Oreazarashi yang secara visual terlihat seperti sosok kecil berwarna putih tapi sebenarnya adalah seekor anjing laut dengan kehidupan sehari-hari layaknya manusia biasa.
Karakter ini sering muncul di akun X miliknya dan sebenarnya merupakan alter ego dari sang kreator sendiri.
Komik pendek yang mengangkat keseharian Oreazarashi juga rutin dibagikan di media sosial. Dengan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan gaya ilustrasi yang sederhana namun healing, karya ini berhasil menarik banyak perhatian.
Bahkan pada tahun 2021, ia merilis kumpulan komik berjudul Oreazarashi no kuu neru nyanko, yang berisi kompilasi karya yang sebelumnya diunggah di Twitter (sekarang X).
Selain Oreazarashi, ada juga karakter lain bernama Chanmi, seekor kucing dengan aura santai dan menenangkan. Karakter ini disebut-sebut sudah diciptakan sejak masa sekolah, dan menjadi karakter pertama yang ia buat.
Tak hanya berkutat di ilustrasi dua dimensi, Funakawa juga mengembangkan karya dalam bentuk tiga dimensi melalui wood carving. Seri ukiran kayunya yang berjudul Tanoshii Mokubori tetap membawa nuansa healing khas ilustrasinya—meski terbuat dari kayu, tetap terasa lucu dan hangat.
Karakter Ilustrasi sekaligus “Teman” Bernama Chanmi

Bagi Funakawa, kucing Chanmi bukan sekadar karakter, tetapi juga seperti seorang teman. Bahkan, karakter ini terinspirasi dari kucing yang pernah ia pelihara di rumah masa kecilnya.
Sebagai karakter pertama yang ia ciptakan, Chanmi juga memiliki akun media sosial sendiri (X dan Instagram), yang berisi ilustrasi ringan hingga komik strip empat panel yang imajinatif namun tetap terasa healing.
Sejak tahun 2016, ia juga telah merilis buku dengan Chanmi sebagai tokoh utama. Dengan gaya gambar yang lembut dan cerita yang unik serta sedikit out of the box, karya ini berhasil memikat banyak penggemar dan memberikan perasaan hangat bagi pembacanya.
Ukiran Kayu lucu “Tanoshii Mokubori”

Funakawa juga mengeksplorasi ukiran kayu dengan mengukir karakter-karakter unik dari kayu keras. Seri karya ini diberi nama Tanoshii Mokubori dan setiap karyanya tidak memiliki nama khusus.
Dalam seri ini, ada ukiran kelinci dengan telinga yang sangat panjang. Ada juga karya berbentuk anjing laut.
Berbeda dengan karakter ilustrasi Oreazarashi yang santai dan healing, versi wood carving ini justru terlihat lebih “maskulin” karena adanya tambahan alis.
Tatapan lurus ke depan memberi kesan tegas, sementara latar ayunan menciptakan kontras yang menggemaskan.
Selain hewan, ada juga karya berbentuk objek non-hidup seperti awan dan petir.
Menariknya, seri Tanoshii Mokubori ini juga pernah berkolaborasi dengan produsen untuk dibuat menjadi gashapon. Meski materialnya menggunakan plastik yang meniru tekstur kayu (bukan ukiran kayu asli), hasilnya tetap sangat merepresentasikan karya asli dari Funakawa.
Kayu yang Tak Bernyawa pun Bisa Menyembuhkan Hati
Dari ilustrasi hingga wood carving yang dibuat langsung dengan tangan, terlihat bahwa meskipun menggunakan medium yang berbeda, karya Funakawa tetap mempertahankan ciri khasnya—nuansa lucu, hangat, dan healing.
Tak heran jika banyak orang terpukau dengan kreativitas dan keterampilannya, yang mampu mengubah kayu menjadi karakter-karakter menggemaskan yang terasa hidup.




