Sedang mencari itinerary Tokyo yang berbeda dari destinasi wisata populer? Kawasan Yanesen dan Shitamachi menawarkan pengalaman berjalan kaki menyusuri gang-gang klasik, kafe jadul, kuil bersejarah, hingga suasana lokal yang masih terasa otentik.
Yanesen sebenarnya merupakan kawasan yang mencakup Yanaka, Nezu, dan Sendagi. Area ini dipenuhi kafe klasik yang tersembunyi di gang-gang kecil, toko buku bekas, hingga workshop kerajinan tangan yang menghadirkan pesona Tokyo tempo dulu.
Salah satu daya tarik utamanya adalah Yanaka Ginza Shopping Street, surga bagi pecinta fotografi dengan deretan toko kecil yang masing-masing memiliki cerita dan karakter tersendiri.
Kamu juga bisa mengunjungi Nezu Shrine untuk melihat terowongan gerbang torii merah yang ikonik, lalu menikmati suasana tenang sambil berjalan santai di kawasan Yanaka.
Sementara itu, Shitamachi terkenal karena masih mempertahankan bangunan tradisional dan atmosfer Jepang masa lampau. Mari ikuti itinerary berikut untuk menikmati perjalanan bernuansa nostalgia di Tokyo.
Pemberhentian 1: Yuyake Dandan (Sunset Stairs)
Di kawasan Yanaka terdapat tangga terkenal bernama Yuyake Dandan, salah satu spot terbaik untuk menikmati matahari terbenam di Tokyo.
Tangga ini menghadap ke arah barat, sehingga saat senja tiba, cahaya keemasan menyinari anak tangga dan rumah-rumah tua di sekitarnya, menciptakan pemandangan yang sangat memikat.
Datanglah menjelang sore untuk menikmati suasana romantis, lalu cicipi berbagai jajanan kaki lima yang berjejer di sekitar area sambil berjalan santai.
Pemberhentian 2: Yanaka Ginza Shopping Street
Yanaka Ginza Shopping Street adalah jalan perbelanjaan bergaya Showa yang dipenuhi toko-toko unik dan kuliner lokal. Di sini kamu dapat menemukan berbagai kerajinan tangan, barang antik, hingga makanan khas Jepang yang masih dibuat secara tradisional.
Selain berbelanja, kawasan ini juga sering mengadakan acara budaya dan festival lokal sehingga pengunjung dapat merasakan kehidupan masyarakat Tokyo yang autentik.
Rekomendasi kuliner
1. Yakiya — Grilled Squid
Yakiya merupakan toko kecil yang terkenal dengan Grilled Squid khas Jepang. Cumi segar dipanggang hingga bagian luarnya renyah keemasan, sementara dagingnya tetap lembut dan juicy. Ditambah saus racikan khas, cita rasa seafood-nya begitu kaya dan menggugah selera.
Selain menu klasik, tersedia juga berbagai pilihan bumbu dan topping yang bisa disesuaikan dengan selera.
Informasi toko
- Nama: Yakiya
- Alamat: 3-11-15 Yanaka, Taito-ku, Tokyo
2. Niku no Sato — Menchi Katsu
Niku no Sato adalah toko daging legendaris yang terkenal dengan Menchi Katsu, kroket daging sapi cincang yang renyah di luar dan penuh jus di dalam. Menu ini menjadi camilan favorit para pengunjung Yanaka Ginza.
Selain itu, mereka juga menyajikan berbagai olahan daging berkualitas yang layak dicoba saat berkeliling kawasan ini.
Informasi toko
- Nama: Niku no Sato
- Alamat: 3-13-2 Yanaka, Taito-ku, Tokyo
Baca Juga:
Pemberhentian 3: SCAI The Bathhouse
SCAI The Bathhouse adalah galeri seni kontemporer yang berada di dalam bangunan bekas pemandian umum berusia lebih dari 100 tahun. Arsitektur klasiknya dipadukan dengan ruang pamer modern, menciptakan pengalaman seni yang sangat unik.
Galeri ini menampilkan karya seniman kontemporer Jepang maupun internasional, sehingga menjadi destinasi menarik bagi pecinta seni dan budaya.
Informasi lokasi
- Nama: SCAI The Bathhouse
- Alamat: 6-1-23 Yanaka, Taito-ku, Tokyo
Rekomendasi Kafe untuk Afternoon Tea
1. Café Nekoemon
Café Nekoemon adalah kafe bertema kucing dengan suasana hangat dan dekorasi yang dipenuhi elemen feline. Pengunjung dapat menikmati kopi spesial, kue buatan tangan, sekaligus bersantai bersama kucing-kucing lucu yang menjadi penghuni kafe.
Tempat ini cocok untuk melepas penat setelah berjalan-jalan mengelilingi Yanesen.
Informasi kafe
- Nama: Café Nekoemon
- Alamat: 5-4-2 Yanaka, Taito-ku, Tokyo
2. Kayaba Coffee
Bagi penggemar kafe bergaya Showa, Kayaba Coffee adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Kafe bersejarah ini telah direnovasi tanpa menghilangkan nuansa klasiknya, sehingga tetap mempertahankan atmosfer Jepang tempo dulu.
Menu andalannya meliputi kopi seduh, dessert rumahan, serta Tamago Sandwich yang terkenal lembut dan mengenyangkan.
Informasi kafe
- Nama: Kayaba Coffee
- Alamat: 6-1-29 Yanaka, Taito-ku, Tokyo
Baca Juga:
Itinerary Satu Hari di Toyama: Mulai dari Takaoka Daibutsu sampai Black Ramen
Pemberhentian 4: Hebimichi (Snake Road)
Hebimichi adalah gang kecil berkelok yang mendapatkan namanya karena bentuk jalannya menyerupai ular. Di sepanjang jalan berdiri bangunan kayu tua, butik kecil, serta toko-toko independen yang membuat suasana terasa seperti kembali ke Jepang beberapa dekade lalu.
Tempat ini menjadi favorit untuk berjalan santai maupun berburu foto dengan nuansa retro.
Pemberhentian 5: Nezu Shrine
Nezu Shrine merupakan salah satu kuil Shinto tertua di Tokyo. Daya tarik utamanya adalah deretan gerbang torii merah yang membentuk lorong indah, serta taman azalea yang bermekaran setiap musim semi.
Saat bunga azalea mencapai puncak mekarnya, area kuil dipenuhi warna-warni bunga yang menarik banyak pengunjung untuk beribadah maupun menikmati keindahan taman.
Informasi lokasi
- Nama: Nezu Shrine
- Alamat: 1-28-9 Nezu, Bunkyo-ku, Tokyo
Menikmati pesona Yanesen & Shitamachi dalam Sehari
Mulai dari menyaksikan matahari terbenam, berburu kuliner, berbelanja di jalanan bergaya Showa, mengunjungi galeri seni, hingga menikmati ketenangan Nezu Shrine, itinerary di Tokyo ini menawarkan pengalaman budaya yang lengkap di kawasan Yanesen dan Shitamachi.
Jika ingin melihat sisi Tokyo yang lebih lokal dan jauh dari hiruk-pikuk kota modern, rute ini adalah pilihan yang patut kamu coba, Japafans.



