Matsuyama di Prefektur Ehime adalah kota yang berada di wilayah Shikoku dan terkenal dengan akses transportasinya yang praktis.
Dari pusat kota, kamu bisa dengan mudah naik trem menuju destinasi populer seperti Dogo Onsen dan Matsuyama Castle.
Namun, jika punya waktu lebih dan ingin merasakan suasana yang berbeda, cobalah naik kereta Iyo Railway menuju area pinggiran kota.
Sekitar 40 menit dari pusat Matsuyama, kamu akan menemukan Mitsu Station, sebuah stasiun kecil yang tenang dengan pesona perkampungan nelayan yang klasik dan atmosfer retro yang memikat.
Melalui artikel ini, kami akan mengajak kamu menjelajahi pengalaman wisata di Mitsu Station dalam satu hari yang masih jarang dijamah oleh wisatawan.
Mitsu Station

Mitsu Station bersama Matsuyama Station dan Komachi Station merupakan salah satu stasiun tertua di Pulau Shikoku. Karena lokasinya dekat dengan pelabuhan nelayan, kawasan ini dahulu sangat ramai dan dikenal sebagai “gerbang laut Matsuyama”.
Di area sekitarnya masih berdiri banyak bangunan bergaya Barat serta rumah-rumah tua dari era Meiji dan Taisho. Namun, seiring menurunnya jumlah penduduk dan pengguna, kawasan ini sempat meredup.
Sejak proyek revitalisasi dimulai pada tahun 2014, bermunculan berbagai toko kreatif bergaya literer yang memberi warna baru pada kawasan ini.
Mitsu Shopping Street

Naik Iyo Railway Jalur Takahama dan turun di Mitsu Station. Setelah keluar stasiun, menyeberangi jalan dan jembatan kecil, kamu akan menemukan Mitsu Shopping Street.

Gangnya lurus dan sepi wisatawan, tetapi menyimpan banyak toko unik seperti toko rajutan, kerajinan kayu, dan berbagai produk handmade lainnya. Suasananya tenang dan sangat menawan.
Karena pada hari biasa tidak banyak turis, suasana jalan terasa damai. Kamu bahkan bisa bertemu kucing-kucing jinak yang santai berbaring atau duduk di tengah jalan—menggemaskan sekali!
Old Hamada Hospital

Old Hamada Hospital adalah bangunan bergaya Barat yang dibangun pada tahun 1923 (era Taisho 12) dan dahulu merupakan klinik kebidanan dan kandungan penting di daerah ini.
Saat ini, lantai satu digunakan sebagai ruang pameran dan workshop fesyen, sedangkan lantai dua menjadi studio keramik, patchwork, dan berbagai kerajinan tangan lainnya.
Bagi pecinta handmade, tempat ini sangat layak dikunjungi. Namun karena ruangannya tidak terlalu luas, harap berhati-hati saat berkeliling.
Di sini juga tersedia brosur dan peta wisata kawasan Mitsu yang bisa diambil secara gratis.
Informasi Tambahan:
- Jam buka: 10.00–17.00 (tutup Selasa & Rabu)
- Alamat: 2-chome Sumiyoshi, Matsuyama, Ehime
Baca Juga:
Wisata Satu Hari di Fukushima: Jelajahi Chansey Park dan Kuil Kuno Bernuansa Hutan

Berjalan sedikit lebih jauh, kamu akan melihat toko dengan papan bertuliskan “Nakagawa”. Dahulu merupakan toko teh tradisional terkenal di daerah tersebut, kini bertransformasi menjadi toko konsep bernama Chaho de la música.
Pemiliknya adalah perempuan yang ramah dan penuh cerita menarik. Di dalam toko, ia menjual berbagai barang pilihan yang dikumpulkan dari berbagai negara, termasuk pakaian hasil desainnya sendiri.
Informasi Tambahan:
- Jam buka: 11.00–17.00 (tutup Rabu)
- Alamat: 2-2-17 Mitsu, Matsuyama, Ehime
Tai-meshi Senmon Taia

Tai-meshi Senmon Taia adalah restoran yang khusus menyajikan hidangan khas Matsuyama, yaitu nasi matang dengan ikan kakap (Tai-meshi).

Menu yang tersedia pada dasarnya hanya satu jenis paket, yaitu paket Tai-meshi yang berisi: Nasi Tai-meshi, Sashimi ikan kakap, Sup ikan kakap, Nas Tai-meshi (porsi tambahan), Uwajima Fish Cake, hidangan musiman, Hijiki, serta Wagashi.
Selain paket tersebut, tersedia juga menu à la carte, dessert, dan minuman yang bisa dipesan secara terpisah.
Restoran ini sangat populer di kalangan warga lokal, dan set menu tersebut dibatasi hanya 30 porsi per hari, jadi sebaiknya lakukan reservasi terlebih dahulu.
Mereka juga menjual merchandise seperti T-shirt, tas, kartu pos, dan alat tulis dengan desain original—kualitasnya bagus dan harganya cukup terjangkau.
Informasi Tambahan:
- Jam buka: 11.00–14.30 (tutup Selasa & Rabu)
- Alamat: 1-3-21 Mitsu, Matsuyama
Minatoyama Town

Setelah makan, berjalanlah ke ujung Pelabuhan Mitsu. Dari sana, kamu bisa naik perahu penyeberangan kecil berusia sekitar 500 tahun yang disebut Mitsu Ferry Boat secara gratis menuju Minatoyama Town di seberang pelabuhan. Perjalanan hanya sekitar 3 menit. Di sana, kamu bisa berjalan santai sambil merasakan kehidupan sehari-hari warga lokal.
Mitsu Itsukushima Shrine

“Mitsu Itsukushima Shrine” berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki dari Mitsu Station. Kuil kuno ini memiliki sejarah lebih dari 1.400 tahun dan didedikasikan untuk tiga dewi Munakata.
Masyarakat setempat datang ke sini untuk berdoa memohon keselamatan dalam perjalanan dan pelayaran, serta kesehatan dan pertumbuhan anak-anak.
Saat berkunjung, kamu juga bisa melihat beberapa keluarga yang membawa anak mereka untuk menjalani upacara Shichi-Go-San, tradisi doa bagi anak usia 3, 5, dan 7 tahun.
- Alamat: 1-7 Kanda-cho, Matsuyama, Ehime
Setelah membaca ulasan tentang kawasan Mitsu Station di pinggiran Matsuyama, apakah kamu jadi tertarik untuk berkunjung?
Sejak 2014, pelabuhan dan desa nelayan Mitsuhama menjalani proyek revitalisasi kawasan yang mendorong hadirnya berbagai toko lokal dan bisnis kreatif.
Meski kini tidak seramai masa awal pengembangannya, justru suasana tersebut membuat kawasan ini terasa lebih autentik dan mempertahankan kehidupan lokalnya.
Bagi kamu yang menyukai suasana tenang dan gemar berjalan santai sambil menikmati atmosfer kota kecil, Mitsu Station adalah tempat wisata yang layak untuk disinggahi dalam satu hari.




