5 Brand Fashion Favorit Mahasiswi Jepang yang Wajib Kamu Tahu (Part 2)

Table of Contents

Gaya fashion mahasiswi Jepang kerap mencuri perhatian karena tampilannya yang tampak simpel, namun terasa matang dan penuh pertimbangan.

Tanpa terlihat berlebihan, mereka mampu merangkai outfit dasar menjadi paduan yang berkarakter melalui permainan siluet dan layering.

Item seperti cardigan rajut, celana longgar, hingga atasan berlengan mengembang sering menjadi andalan untuk menciptakan kesan santai yang tetap rapi.

Setiap pilihan busana mencerminkan kenyamanan sekaligus kepercayaan diri dalam beraktivitas sehari-hari.

Kunci utama gaya mereka terletak pada keseimbangan—tidak terlalu girly, namun juga tidak terlalu kasual. Fashion pun hadir sebagai bagian alami dari rutinitas, bukan sekadar mengikuti tren.

Dalam artikel ini, kami merangkum lima brand fashion yang paling digemari mahasiswi Jepang. Masing-masing menghadirkan interpretasi unik dari gaya Japanese girls style yang autentik.

Penasaran bagaimana kesan effortless bisa berubah menjadi identitas gaya yang kuat? Yuk, simak inspirasinya!

1. SHIPS

    Didirikan pada tahun 1975, SHIPS(シップス)merupakan salah satu select shop legendaris paling ikonik di Jepang. Mengusung konsep “Stylish Standard”, SHIPS memadukan gaya klasik dan modern secara harmonis.

    Brand ini dikenal dengan desain yang simpel, intelektual, namun tetap stylish, dengan kualitas tinggi dan selera yang detail—baik pada pakaian maupun aksesori.

    SHIPS menghadirkan pilihan brand berkualitas dari Jepang dan luar negeri, sekaligus merilis koleksi orisinal mereka sendiri. Tersedia untuk pria, wanita, hingga anak-anak, SHIPS menawarkan pilihan gaya yang lengkap.

    Mengedepankan keseimbangan antara nuansa zaman dan gaya yan rapi, brand ini sangat digemari oleh para pekerja dan komuter.

    Sub-brand seperti SHIPS any dan PRIMARY NAVY LABEL turut memperluas daya tarik SHIPS melalui desain yang ringan, nyaman, dan cocok untuk dikenakan sehari-hari.

    2. w closet

      w closet(ダブルクローゼット)adalah brand fashion wanita muda di bawah naungan WEARS Co., Ltd. Jepang. Mengusung konsep memadukan tren terkini dengan gaya kasual sehari-hari untuk menciptakan tampilan yang manis dan natural, w closet mengombinasikan item basic dengan tren musiman untuk menghadirkan Real Clothes yang dekat dengan keseharian.

      Dengan gaya manis namun sedikit santai, brand ini digemari perempuan usia 10–30-an. Mulai dari rajut longgar, kemeja kotak-kotak, hingga dress bermotif floral, semua koleksinya menampilkan kelembutan khas cewek Jepang.

      Harga yang ramah, material nyaman, dan detail desain yang apik menjadikan w closet favorit mahasiswi hingga pekerja kantoran di Jepang. Ingin tampil cute dengan karakter yang ringan dalam keseharian? w closet bisa jadi pilihan tepat.

      Baca Juga:

      5 Brand Fashion Favorit Mahasiswi Jepang yang Wajib Kamu Tahu (Part 1)

      3. MOUSSY

        MOUSSY(マウジー)merupakan brand di bawah Baroque Japan Limited yang menjadikan denim sebagai identitas utamanya.

        Mengusung empat elemen kunci—DENIM・STANDARD・VINTAGE・BLACK—MOUSSY menghadirkan gaya modern yang tegas dengan sentuhan retro.

        Perpaduan antara kesan cool dan daya tarik feminin menjadi ciri khas MOUSSY. Tanpa kesan berlebihan, brand ini menonjolkan keseimbangan sempurna antara siluet dan tekstur.

        Dari celana denim dengan potongan presisi, jaket kulit, hingga gaya monokrom hitam-putih yang minimalis, MOUSSY merepresentasikan “daily wear with attitude”.

        Digemari perempuan urban usia 20–30-an yang percaya diri dan mandiri, MOUSSY menjadikan denim bukan sekadar pakaian, melainkan pernyataan gaya hidup.

        4. SLY

          SLY(スライ)juga merupakan brand wanita di bawah Baroque Japan Limited, didirikan pada tahun 2003. Berlandaskan konsep Casual・Girly・Mode, SLY memadukan nuansa urban dengan sentuhan era modern untuk menciptakan gaya yang santai namun tetap feminin.

          SLY mengusung filosofi “NEW SEXY”, yakni berani menampilkan daya tarik di saat yang tepat, sekaligus menyisakan kesan misterius ketika diperlukan.

          Mulai dari outer bergaya androgini, atasan cropped, hingga dress body-fit, setiap koleksi memancarkan kekuatan feminin yang modern. Target utamanya adalah perempuan urban usia 20–30-an yang ingin tampil berkarakter tanpa mengorbankan selera.

          Pada 2020, SLY meluncurkan lini turunan THROW by SLY dengan potongan dan warna yang lebih dewasa sebagai evolusi gaya personal.

          5. kastane

            Kastane(カスタネ)berangkat dari nuansa American vintage, dipadukan dengan tren masa kini dan kesan natural yang santai, untuk menciptakan Real Style yang lintas generasi dan gender.

            Filosofi utamanya adalah menggabungkan mood saat ini untuk menemukan gaya personal masing-masing.

            Gaya Kastane memadukan unsur casual, natural, dan military, menghasilkan tampilan yang netral namun tetap lembut dan penuh karakter. Dari rompi rajut, celana longgar, hingga outer bergaya vintage, setiap item mudah dipadukan secara bebas.

            Kastane juga dikenal lewat desain yang mengombinasikan karya orisinal dengan sentuhan vintage pilihan, menjadikannya favorit kalangan mahasiswi dan pecinta gaya retro mix & match bernuansa artsy.

            Kelima brand di atas menggambarkan wajah fashion paling autentik dari mahasiswi Jepang. Mereka tidak sekadar mengikuti tren, melainkan mengekspresikan diri dan menikmati ritme hidup lewat pilihan outfit yang personal. Inilah yang membuat gaya cewek Jepang selalu tampak pas, seimbang, dan memikat.

            Saat berkunjung ke Jepang nanti, sempatkan untuk mampir ke toko-toko brand ini dan rasakan langsung nuansa percaya diri serta kebebasan khas Japanese girls style—siapa tahu, kamu menemukan inspirasi gaya Jepang versimu sendiri.

            Share Postingan Ini!

            Facebook
            Twitter
            LinkedIn
            Pinterest