Apakah kamu pernah mengoleksi stiker dan punya sticker collection book sendiri waktu kecil? Kalau sekarang apa masih suka?
Di era sekarang ketika smartphone dan hiburan digital mendominasi, sulit dibayangkan bahwa di Jepang tren collecting stickers, bertukar stiker, dan membuat collection book justru kembali populer. Bahkan banyak media meliputnya dan toko-toko alat tulis sampai dipenuhi antrean panjang.
Mengapa tren mengoleksi stiker ini kembali meledak di Jepang? Mari kita lihat alasan mengapa para gadis muda Jepang begitu tergila-gila padanya.
Mengapa Mengkoleksi Stiker kembali Populer di Jepang?

Bagi banyak orang, sticker adalah simbol kuat dari era Heisei (1989–2019). Seiring bangkitnya tren Y2K di 2025, sticker bernuansa nostalgia pun kembali menjadi fashion item.
Berbeda dari dulu, desain sticker sekarang jauh lebih beragam: ada Crystal 3D Stickers, juga Liquid-filled 3D Stickers yang berisi cairan di dalamnya. Dikombinasikan dengan IP populer seperti Sanrio, Chiikawa, dan Tamagotchi, dunia sticker versi baru ini berhasil merebut hati Gen Z.
Selain itu, Sticker Book masa kini juga berevolusi. Bukan lagi buku tipis biasa, melainkan Transparent Cover & Transparent Page Planner-style Collection Book. Desain transparan ini membuat banyak gadis merasa “isinya terlihat dan itu sangat kawaii.”
Seperti tren ita bag atau transparent phone case, saat menata koleksi dan mencoba berbagai layout, Sticker Book memberi ruang untuk mengekspresikan selera dan keunikan diri.
Idol bernama Ano yang dijuluki “Devil Idol” bahkan pernah bertukar stiker dengan artis Jepang Minami Tanaka dalam sebuah live streaming.
Di video tersebut terlihat thick Transparent Collection Book dan proses bertukar sticker, yang akhirnya meraih jutaan penonton.
Selain tampilannya yang lucu, bagaimana sticker bisa menjadi tren di Jepang dan bersinar di dunia modern yang serba digital?
Baca Juga:
Custom-kun Menjadi Maskot Bea Cukai Jepang, Terinspirasi dari Anjing Pelacak Narkoba!
Bertukar Stiker Termasuk Bentuk Komunikasi

Stiker bisa meningkatkan interaksi antar pribadi. Proses bertukar sticker dengan teman menjadi alasan utama banyak orang mulai terjun ke hobi ini.
Dalam wawancara, pelajar muda mengatakan bahwa saat bertukar sticker sering muncul obrolan seperti, “Kamu beli ini di mana?” — sehingga mereka bisa berbicara dengan orang yang biasanya jarang mereka ajak ngobrol dan menemukan topik bersama.
Para ibu, yang dulu juga gadis di era Heisei, merasa seperti kembali ke masa kecil saat membeli sticker. Dari memilih, menukar, hingga menyimpannya bersama anak, secara alami tercipta lebih banyak komunikasi. Ini pun menjadi aktivitas positif antara orang tua dan anak.
Seorang profesor juga menyebutkan bahwa melalui proses bertukar, anak muda dapat meningkatkan rasa percaya diri dan mengasah keterampilan sosial dengan membicarakan minat yang sama. Sifat sosial dari sticker yang tidak tergantikan inilah yang menciptakan ruang interaksi baru.
Munculnya “Sticker Exchange Bar”, Tempat Orang Asing Bisa Bersenang-senang Bersama
Tidak punya teman untuk bertukar sticker? Sebuah tempat di Osaka bernama Kissa 810 (Hato) hadir sebagai solusinya.
Di sini, seperti kafe biasa, mereka menjual minuman dan dessert, tetapi pengunjung juga bisa exchange stickers dengan tamu lain atau memberikan sticker mereka ke toko agar tidak menumpuk di rumah.
Pemiliknya, Ms. Kawano, adalah penggemar stiker sehingga ia membuka tempat ini. Suasana obrolan yang hangat membuat sulit percaya bahwa para tamu sebenarnya baru pertama kali bertemu.
Info Toko
- Nama: Kissa 810 (Hato)
- Jam buka: Minggu & Senin, 19:00–23:00
- Alamat: 1-11-7 Nakazaki, Kita-ku, Osaka, Lantai 2
Di mana Membeli Japanese Cute Stickers?

Dalam demam mengoleksi stiker, jenis stiker yang paling populer adalah 3D Stickers (Ohajiki-type Stickers) dan 3D Block Stickers. Namun juara penjualan adalah 3D Bonbon Drop Stickers. Bentuknya yang bulat, mengembang, dan berkilau membuat siapa pun ingin terus memegangnya.
Sticker ini dijual di banyak stationery store dan variety store. Bahkan ada laporan bahwa toko alat tulis di dekat sekolah sering kehabisan 3D Stickers segera setelah buka. Pada laporan Desember 2025, disebutkan bahwa sticker ini sulit ditemukan di mana-mana.
Toko seperti LOFT, Tokyu Hands, dan Don Quijote, serta 100-yen shop juga menjualnya. Untuk online, bisa dibeli di Amazon, Yahoo! Shopping, dan Rakuten. Jika berkunjung ke Jepang, ini cocok dijadikan souvenir.
Ayo Koleksi dan Buat Sticker Collection Book Milikmu Sendiri!
Dengan harga yang terjangkau, sticker bisa dinikmati oleh semua usia. Saat menata layout halaman dalam Sticker Book, kamu juga bisa mengekspresikan kepribadian dan selera estetika.
Kalau ada kesempatan, cobalah mengoleksi stiker dan membuat sticker collection book yang benar-benar unik milikmu sendiri!




