Merek Fashion Jepang dikenal sebagai representasi gaya yang berani, konseptual, dan tidak mudah terpengaruh oleh tren musiman dunia.
Banyak perancang asal Jepang memilih untuk mengeksplorasi filosofi desain, konstruksi busana, serta keterkaitan pakaian dengan identitas, fungsi, dan kehidupan sehari-hari, dibanding sekadar mengikuti arus mode yang terus berubah.
Pendekatan inilah yang membuat merek-merek fashion Jepang mampu bertahan dalam jangka panjang dan memiliki pengaruh kuat di industri mode internasional.
Nama-nama legendaris seperti Auralee, ANREALAGE, hingga JUNYA WATANABE telah mengubah cara dunia melihat fashion. Bukan hanya sebagai penampilan visual, tetapi juga sebagai sarana ekspresi artistik, pemikiran kritis, dan refleksi budaya.
Artikel ini akan membahas lima merek fashion Jepang paling ikonik yang sukses menggabungkan inovasi desain, nilai filosofis, serta kualitas tinggi, dan tetap memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan mode global hingga saat ini.
1. Auralee

AURALEE (Ryota Iwai) didirikan pada tahun 2015 dan merupakan merek fashion Jepang yang berpegang pada filosofi inti “merancang dari material”.
Merek ini menaruh perhatian besar pada pemilihan bahan baku dan pengembangan kain, dipadukan dengan keahlian kerajinan Jepang yang tinggi untuk menciptakan material orisinal dengan tekstur halus dan sentuhan alami.
Gaya desainnya minimalis dan terkendali, menjadikan material itu sendiri sebagai tokoh utama, menghadirkan siluet yang bersih, jernih, dan tenang—mudah menyatu dengan keseharian tanpa terasa biasa.
AURALEE tidak mengejar tren sesaat, melainkan berfokus pada kenyamanan pemakaian jangka panjang dan daya tarik visual yang tahan waktu, mencerminkan estetika kehidupan modern yang dewasa dan bersahaja.
Berkat komitmen tinggi terhadap kualitas dan detail, merek ini dengan cepat mendapat perhatian internasional dan menjadi salah satu representasi penting fesyen minimalis Jepang kontemporer.
- Rentang harga: 10.000–300.000 yen
- Situs resmi
- Daftar toko
2. ANREALAGE

ANREALAGE (Kunihiko Morinaga) didirikan pada tahun 2003. Nama merek ini merupakan gabungan dari “A REAL (keseharian)”, “UNREAL (non-keseharian)”, dan “AGE (zaman)”, yang melambangkan eksplorasi batas antara realitas dan imajinasi.
Dengan keyakinan bahwa “Tuhan bersemayam dalam detail”, ANREALAGE mahir menggunakan teknik sambungan yang sangat presisi, struktur non-anatomis, serta material bercahaya dan elemen teknologi untuk menciptakan bahasa busana di antara keseharian dan non-keseharian.
Merek ini memandang pakaian sebagai medium untuk mengubah persepsi, menantang kerangka fesyen konvensional melalui desain yang sangat konseptual dan presentasi panggung yang kuat.
Dari kain hingga teknologi, dari dunia nyata hingga ruang digital, ANREALAGE terus memperluas batas fesyen dengan semangat eksperimental, menjadikannya salah satu perwakilan desain paling visioner di Jepang saat ini.
- Rentang harga: 10.000–500.000 yen
- Situs resmi
- Daftar toko
3. pillings

pillings (Ryota Murakami) adalah merek fesyen Jepang yang berfokus pada rajutan. Nama merek ini berasal dari bentuk jamak kata “pilling” (bulu kain), yang melambangkan sesuatu yang dirawat dan dihargai dalam jangka waktu serta hubungan yang panjang.
Mereka menonjolkan rajutan buatan tangan sebagai ciri utama, bekerja sama dengan para pengrajin Jepang untuk memasukkan proses pembuatan, emosi, dan latar belakang ke dalam desain.
Gayanya tidak mengikuti tren, melainkan menghadirkan kedalaman yang lembut melalui material, sentuhan, dan detail dalam siluet keseharian yang umum.
Merek ini juga berdedikasi pada pelestarian dan pendidikan teknik rajut, memandang pakaian sebagai medium yang membawa waktu, emosi, dan koneksi antarmanusia—menyajikan desain kontemporer yang lembut namun sarat makna.
- Rentang harga: 20.000–100.000 yen
- Situs resmi
- Daftar toko
Baca Juga:
5 Merek Fashion Klasik yang Mempengaruhi Dunia Mode Jepang (Part 1)
4. HYKE

HYKE (Hideaki Yoshihara & Yukiko Ode) didirikan pada tahun 2013 dengan konsep inti “HERITAGE AND EVOLUTION”. Merek ini mengambil inspirasi dari sejarah pakaian, seragam militer, dan pakaian kerja, lalu merekonstruksinya melalui sudut pandang kontemporer.
Merek fashion Jepang ini piawai mengubah siluet klasik menjadi basic modern yang bersih dan mudah dipakai sehari-hari. Desainnya sederhana dan terkendali, namun menunjukkan tingkat penyelesaian tinggi pada pola, material, dan detail.
HYKE menekankan fungsionalitas dan daya tahan, sehingga pakaian dapat menyatu secara alami dengan kehidupan sehari-hari sambil tetap mempertahankan rasa waktu dan kekuatan.
Melalui kolaborasi dengan merek seperti THE NORTH FACE dan MACKINTOSH, HYKE berhasil menyeimbangkan tradisi dan modernitas. Hingga akhirnya, mereka mampu menjadi salah satu merek penting yang merepresentasikan estetika minimalis-fungsional Jepang kontemporer.
- Rentang harga: 9.000–40.000 yen
- Situs resmi
- Daftar toko
5. JUNYA WATANABE
JUNYA WATANABE adalah merek fashion yang mewarisi sistem pemikiran Rei Kawakubo. Dengan konsep inti “rekonstruksi pakaian dasar”, merek ini mendefinisikan ulang kemungkinan busana sehari-hari melalui potongan dan struktur yang sangat eksperimental.
JUNYA WATANABE mahir menggunakan material klasik seperti denim, motif kotak, dan kain twill, lalu membongkar, menyambung, dan mengubahnya untuk menciptakan siluet yang memadukan rasionalitas dan ketegangan avant-garde.
Baik pada lini wanita, pria, maupun seri eYe, semuanya menampilkan teknik pola yang luar biasa dan identitas desain yang kuat.
Melalui kolaborasi dengan berbagai merek internasional, JUNYA WATANABE berhasil menyeimbangkan kepraktisan dan eksperimentasi. Ini menjadikannya merek kreatif yang sangat berpengaruh di dunia fesyen global.
- Rentang harga: 10.000–120.000 yen
- Situs resmi
- Daftar toko
Secara keseluruhan, lima merek fashion klasik ini memiliki gaya yang berbeda-beda. Namun, mereka sama-sama mencerminkan perhatian mendalam fashion Jepang terhadap struktur, material, dan pemikiran.
Mereka tidak menjadikan tren sebagai acuan utama, melainkan merespons tubuh, kehidupan, dan zaman melalui pakaian. Mereka membentuk bahasa desain yang kaya makna dan berkelanjutan.
Merek-merek ini tidak hanya hadir di runway dan sejarah fashion tetapi juga benar-benar menyatu dalam kehidupan sehari-hari.
Saat berkunjung ke Jepang, luangkan waktu untuk mendatangi langsung ruang-ruang merek ini dan rasakan sendiri kehalusan, keteraturan, serta kreativitas yang ditampilkan oleh budaya fashion klasik Jepang.




