Rekomendasi Destinasi Kinosaki Onsen, Hindari Keramaian saat Imlek di Jepang!

Table of Contents

Kota pemandian berusia seribu tahun Kinosaki Onsen yang terletak di utara Prefektur Hyogo, Jepang, terkenal dengan bangunan kayu tradisional, tujuh pemandian umum (sotoyu), serta lanskap salju yang tenang. Tempat ini perlahan menjadi destinasi pilihan untuk menghindari keramaian saat Imlek dan menikmati kehidupan musim dingin Jepang secara lebih mendalam.

Di Kinosaki Onsen, liburan Imlek bukan lagi soal berpacu dengan waktu, melainkan berjalan santai menyusuri tepi sungai bersama keluarga dan mengembalikan waktu untuk diri sendiri.

Sebuah ema (plakat persembahan) yang memuat harapan, sepotong Strawberry Daifuku yang manis, dan berendam di air panas yang menghapus lelah—dengan jarak yang terasa pas, Kinosaki Onsen mengundang wisatawan untuk menyelami keseharian musim dingin Jepang.

Bagi yang mendambakan “pengalaman pertama di negeri bersalju”, tempat ini tanpa ragu menjadi destinasi dan awal terbaik untuk membuka tahun 2026 yang baru.

Ritual Tahun Baru: Doa Ema dan Kehangatan Kerajinan Tangan

Di Kinosaki Onsen, suasana sakral Tahun Baru dimulai dari ritual berdoa. Di pusat kawasan pemandian terdapat Shisho Shrine, yang memuja dewa pelindung Onsen Soshin, para pengunjung menuliskan harapan mereka pada ema bergambar miniatur bangunan kuil, menghubungkan doa dengan tanah kuno ini.

Bagi yang mencari sesuatu yang lebih unik, berjalan kaki menuju Kiya-machi Alley ke Kamiya Mugiwara Craft Shop adalah pilihan favorit para penikmat seni.

Kerajinan Mugiwara Zaiku yang diwariskan selama ribuan tahun diteruskan oleh sang maestro, Kamiya-sensei, yang setiap tahun merilis ema shio buatan tangan dalam jumlah terbatas.

Tahun 2026 bertepatan dengan Tahun Kuda, dan melalui teknik tempel berlapis jerami gandum yang detail, ia menghadirkan kilau tiga dimensi dan tekstur hangat seekor kuda yang gagah. Bukan sekadar doa Tahun Baru, melainkan karya seni yang layak dikoleksi.

Terletak di lereng bukit, Onsenji Temple dapat dicapai dengan kereta gantung atau berjalan kaki mendaki, menghadirkan kontras yang jelas dengan ramainya kawasan pemandian di bawah.

Suasana hening dan teduh memungkinkan pengunjung menuliskan harapan Tahun Baru dengan lebih khusyuk serta menata kembali ekspektasi untuk tahun mendatang. Desain ema di kuil ini sederhana dan khidmat, memperkuat pengalaman ziarah yang penuh ketenangan.

Baca Juga:

Pernah Melihat Puding Utuh Dibungkus dalam Daifuku? Inilah 5 Kreasi dessert Puding Jepang Wajib Coba

Membuka Panorama Kuliner Musim Dingin Edisi Salju Kinosaki

Dari Amaou Strawberry Daifuku hingga Aburi Crab Rice Cracker, berjalan di sepanjang jalan bersalju Kinosaki Onsen selalu menyimpan kejutan rasa di gang-gang klasiknya.

Toko oleh-oleh legendaris Minatoya menghadirkan simbol kehangatan musim dingin melalui Amaou Strawberry Daifuku yang menggunakan stroberi raksasa Hakata Amaou ukuran 2L dari Fukuoka, dibungkus pasta kacang putih beraroma lembut seperti susu kental dan kulit mochi kenyal. Setiap gigitannya menghadirkan keseimbangan manis dan asam yang memuaskan.

Tak hanya manisan, di sepanjang jalan Kinosaki Onsen juga banyak camilan gurih yang cocok disantap sambil berjalan. Di tepi Sungai Otani, Terakoya Honpo menawarkan aroma menggoda dari rice cracker panggang khas Kyoto yang dipadukan dengan Matsuba Crab musim dingin.

Ditambah olesan mayones telur bakar yang kaya rasa, kelezatan lautnya meleleh di ujung lidah. Sambil memegang camilan hangat dan berdiri di jembatan batu menyaksikan salju jatuh ke sungai, perpaduan manis dan gurih dalam lanskap klasik bersalju ini menjadi ritme musim dingin Kinosaki Onsen yang paling dirindukan.

■ OFFICIAL SITE

Berbicara tentang destinasi dingin di Jepang, Kinosaki Onsen selalu terlintas di benak. Kini berendam air panas bisa sekaligus menikmati kuliner lezat, dan di Tahun Baru pun bisa berdoa di kuil sekitar. Wajib memasukkan Toyooka ke dalam rencana perjalananmu.

Share Postingan Ini!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest