4 Drama Jepang Romantis yang Bikin Hati Meleleh

Table of Contents

Di kehidupan nyata, cinta sering datang bersama tekanan dan rasa cemas. Tapi di dunia drama Jepang, romansa bisa digambarkan begitu lembut dan berkilau. Berpegangan tangan, saling tatap, hingga pelukan dari belakang, semua interaksi sederhana tersebut bikin penonton senyum-senyum sendiri.

Kali ini, kami telah merangkum empat drama Jepang romantis, mulai dari pasangan yang menikah dulu baru jatuh cinta, sampai kisah deg-degan di dunia kerja modern. Semuanya penuh momen pamer kemesraan yang bikin penonton dibuat baper maksimal.

A Calm Sea and Beautiful Days with You (Nami Uraraka ni, Meoto Biyori)

Berlatar tahun 1936 (Showa 11), drama ini mengisahkan Natsumi Sekiya (Kyoko Yoshine), gadis 20 tahun yang polos, baik hati, dan rajin.

Sebagai anak ketiga dari empat bersaudari, ia tiba-tiba diberi tahu oleh ayahnya bahwa pernikahannya telah dijodohkan dengan Letnan Angkatan Laut Kekaisaran, Takamasa Ebata (Kyouya Honda). Namun, sang calon suami bahkan tak bisa menghadiri pernikahan mereka karena tugas negara.

Keduanya sama-sama canggung soal pernikahan dan kedekatan emosional. Percakapan mereka terasa kaku dan berjarak. Tapi justru dari ketidakterbiasaan itulah tumbuh kehangatan yang nyata.

Merapikan kerah baju pasangan, menyiapkan makanan diam-diam, perhatian kecil yang perlahan membuka hati. Dari hubungan asing menjadi saling bergantung, kisah mereka mengalir tenang seperti riak cahaya di permukaan air—sunyi, tapi bikin jantung berdebar.

Why I Dress Up for Love (Kikazaru Koi ni wa Riyuu ga Atte)

Tokoh utama perempuan, Kurumi Mashiba (Haruna Kawaguchi) adalah influencer cantik yang selalu tampil sempurna dan memperhatikan citra diri.

Sementara itu, Shun Fujino (Ryusei Yokohama) adalah pria minimalis pemilik food truck yang memilih hidup sederhana setelah mengalami kegagalan.

Karena suatu kebetulan, takdir mempertemukan mereka dalam satu rumah sewaan bersama. Meski prinsip hidup mereka bertolak belakang, kebersamaan sehari-hari perlahan menumbuhkan rasa.

Kurumi terbiasa “berkilau” demi eksistensi di media sosial, sedangkan Shun menunjukkan cinta lewat tindakan lugas—dari masakan sederhana hingga perhatian tulus.

Drama ini memikat lewat proses tumbuhnya rasa nyaman dan ketergantungan yang terjadi tanpa mereka sadari.

Baca Juga:

Rekomendasi Film Horor Jepang 2025 yang Bikin Kamu Ketakutan!

How to Grill Our Love

Kisah ini mengikuti Kenta Fukuyama (Mario Kuroba), pekerja kantoran lajang yang mencoba aplikasi kencan setelah didorong rekan kerjanya.

Setelah berbagai kegagalan, ia bertemu Chihiro Yamaguchi (Sayuri Matsumura), wanita dingin yang ternyata membawa kejutan besar dalam hidupnya.

Kenta punya mimpi sederhana: memanggang BBQ bersama istrinya di halaman rumah. Sang istri sendiri adalah pecinta kuliner sejati.

Dari menyiapkan bahan, meracik bumbu, hingga berbagi daging panggang hangat, setiap adegan terasa seperti ritual cinta. Meski masih saling menyesuaikan diri, mereka punya satu kesamaan mutlak—cinta pada makanan. Drama ini mengganti kata-kata manis dengan sajian lezat yang langsung menyentuh hati.

An Incurable Case of Love (Koi wa Tsudzuku yo Doko Made mo)

Sakura Nanase (Mone Kamishiraishi) jatuh cinta pada pandangan pertama dengan dokter tampan Tendo Kairi (Takeru Satoh). Demi bisa bertemu lagi, ia belajar keras hingga menjadi perawat dan bekerja di rumah sakit yang sama.

Namun, lima tahun kemudian, dokter pujaannya berubah menjadi sosok dingin dan ditakuti—hingga dijuluki “Raja Iblis”.

Nanase yang penuh semangat dijuluki “Pahlawan”. Perpaduan karakter dingin dan ceroboh inilah yang memicu romansa penuh warna.

Manis tanpa berlebihan, lucu sekaligus menggetarkan, drama ini dipenuhi adegan ikonik dan chemistry kuat yang bikin hati penonton ikut meleleh.

Share Postingan Ini!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest