Museum menjadi salah satu destinasi yang sering dikunjungi wisatawan saat berlibur ke Jepang. Salah satu yang ingin kami rekomendasikan adalah SOMPO Museum of Art yang terletak di Shinjuku, Tokyo, Jepang.
Museum ini terkenal karena mengoleksi lukisan legendaris Sunflowers karya Van Gogh. Dari pintu barat Stasiun JR Shinjuku, museum ini dapat dicapai dengan berjalan kaki sekitar 5 menit. Lokasinya sangat strategis dan layak untuk dikunjungi.
Tentang SOMPO Museum of Art

Pendahulu museum ini adalah Togo Seiji Memorial Sompo Japan Nipponkoa Museum of Art. Museum ini merupakan museum bertipe gedung tinggi pertama di Jepang dan dibuka pada tahun 1976. Setelah sempat pindah lokasi, museum ini dibuka kembali pada tahun 2020.
Bangunan museum saat ini memadukan desain vertikal dan garis lengkung. Koleksinya berpusat pada karya seniman utama museum, Seiji Togo (1897–1978), menampilkan ragam ekspresi artistik yang beragam.

Koleksi paling terkenal di dalam museum adalah lukisan asli Sunflowers karya Van Gogh, yang dipamerkan sebagai koleksi permanen sehingga pengunjung dapat selalu menyaksikannya.
Informasi SOMPO Museum of Art
- Alamat: 1-26-1 Nishi-Shinjuku, Shinjuku, Tokyo
- Jam buka: 10.00–18.00 (hari Jumat hingga 20.00), tutup setiap hari Senin
Koleksi dan Pameran Permanen di SOMPO Museum of Art
Koleksi museum terutama berasal dari karya yang disumbangkan oleh keluarga Seiji Togo, termasuk sekitar 156 karya Togo sendiri beserta koleksi pribadinya.
Seiring waktu, museum juga mengoleksi karya seniman terkenal seperti Pierre-Auguste Renoir, Paul Gauguin, dan Paul Cezanne, dengan total koleksi mencapai sekitar 640 karya.

Yang paling terkenal adalah Sunflowers karya Van Gogh, versi kelima yang dilukis pada tahun 1888, dan merupakan satu-satunya karya asli Van Gogh di Asia yang dapat dilihat secara langsung.
Lukisan ini dibeli pada tahun 1987 oleh Yasuda Fire & Marine Insurance (pendahulu Grup SOMPO) dan sejak itu dipamerkan sebagai koleksi permanen di museum.
Meskipun Sunflowers merupakan koleksi permanen, terdapat aturan ketat terkait fotografi, termasuk larangan menggunakan lampu kilat, tripod, mengambil foto dengan wajah orang dalam bingkai, serta merekam video. Pengunjung yang ingin mengambil foto wajib mematuhi peraturan tersebut.
Baca Juga:
ARTIZON MUSEUM, Hanya 5 Menit Jalan Kaki dari Stasiun Tokyo!
Pameran Khusus
Selain pameran permanen, setiap tahun museum juga mengadakan berbagai pameran, termasuk FACE Exhibition 2026. Tahun ini, dari 1.275 karya yang diajukan seniman, dipilih 57 karya terbaik yang mencerminkan keberagaman kreativitas dan nilai zaman.
Karya baru dari Saito Dai, penerima penghargaan unggulan Kasuga Kaho, HUANG Yuqi, dan Takeuchi Miki turut dipamerkan.
Tahun ini juga menandai ulang tahun ke-50 SOMPO Museum of Art, yang dirayakan dengan sejumlah pameran khusus berskala besar, antara lain:
- Pameran karya pelukis lanskap Prancis Eugene Boudin bertajuk “Estetika Momen, Pencarian Cahaya”
- Pameran peringatan 150 tahun kelahiran Albert Marquet
- Pameran karya pelukis Jepang Kayo Yamaguchi
Selain itu, pada tahun 2027 akan digelar pameran besar memperingati 130 tahun kelahiran Seiji Togo, bertajuk “Seiji Togo Exhibition”, yang akan menampilkan karya terkenalnya “Seiji Bijin”, karya awalnya, sketsa pemandangan luar negeri, lukisan minyak berukuran besar periode akhir, serta materi promosi yang ia buat untuk toko kue dan perusahaan asuransi.
Demikian pengenalan singkat mengenai SOMPO Museum of Art. Selain pameran permanen, museum ini rutin mengadakan berbagai pameran menarik setiap tahun.
Pameran sebelumnya seperti “Van Gogh and Still Life Exhibition” dan “Kawase Hasui Exhibition” dikenal mudah dinikmati berbagai kalangan. Bahkan tokoh terkenal seperti Judy Ongg juga pernah berkunjung.
Jika kamu berkesempatan ke Shinjuku, museum ini sangat layak untuk dimasukkan ke dalam rencana perjalananmu.




