Edit Content

Follow Social Media Kami

4 Budaya Jepang yang Terkenal di Dunia

budaya jepang matsuri

Table of Contents

Jepang menjadi salah satu destinasi wisata terkenal bagi wisatawan asing. Keindahan kota-kotanya serta beragam kuliner menarik, memanjakan mata para pelancong dunia. Tapi, tahu nggak sih, kalau Jepang juga punya berbagai budaya yang sangat menarik. Tentunya hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi negeri Sakura tersebut. Buat yang suka tentang Jepang, berikut beberapa budaya Jepang yang perlu kamu ketahui.

1. Kimono

Mungkin Japafans udah nggak asing lagi dengan kimono. Salah satu budaya Jepang yang terkenal di dunia. Kimono merupakan pakaian tradisional Jepang yang terbuat dari bahan ekslusif, seperti sutra. Biasanya, kimono digunakan pada acara-acara tertentu saja, seperti pernikahan.

Awal mulanya, pada tahun 794-1185 atau dalam periode Heian, kimono hanya dikenakan oleh kalangan bangsawan saja. Seiring perkembangan zaman, kimono semakin populer dan familiar di kalangan masyarakat. Bahkan, kimono akan dikenakan oleh Geisha maupun actor kabuki saat melakukan pentas.

Kimono memiliki beberapa jenis, dimana masing-masing jenis kimono tersebut digunakan pada acara tertentu. Sama halnya kimono yang dikenakan oleh wanita lajang berbeda dengan kimono yang dikenakan oleh wanita yang sudah menikah.

Jenis-jenis kimono tersebut meliputi mofuku, tomesode, furisode, iromuji, susohiki, dan komon.

Baca Juga: Sekilas Mirip, Ini 6 Perbedaan Yukata VS Kimono

2. Matsuri

Salah satu budaya Jepang lainnya yang perlu diketahui Japafans adalah matsuri. Matsuri merupakan festival Jepang yang diselenggarakan saat musim panas. Matsuri merupakan acara berdoa dan bersembahyang. Namun, hal ini justru menarik perhatian dan ketertarikan wisatawan yang ingin melihat festival budaya ini.

Matsuri diadakan dengan tujuan sebagai bentuk doa atas keberhasilan panen, sembuh dari penyakit, hingga suksesnya bisnis. Selain itu, Matsuri juga diselenggarakan sebagai bentuk perayaan tradisi yang berkaitan dengan peralihan musim atau mendoakan arwah dari para figur terkenal.

Matsuri ini merupakan festival lokal yang ada di Jepang sehingga biasanya acara ini diadakan di setiap kota kecil, besar, dan desa dan punya satu matsuri dalam setahun.

3. Geisha

Selain kimono, budaya Jepang yang terkenal adalah geisha. Geisha merupakan orang-orang seni penghibur tradisional yang ada di Jepang. Awalnya, yang menekuni budaya geisha ini adalah pria namun seiring berjalannya waktu cenderung menurun, hingga akhirnya digantikan oleh wanita.

Budaya geisha menjadi cukup terkenal karena wanita yang memerankan menggunakan kimono khas dengan riasan yang mencolok.

4. Hanami

Hanami adalah salah satu contoh budaya Jepang yang perlu Japafans ketahui. Hanami merupakan festival dalam menyambut mekarnya bunga Sakura. Budaya Jepang ini sudah ada selama ribuan tahun lalu di Jepang.

Awalnya, Hanami hanya diselenggarakan oleh para bangsawan atau kelompok kelas atas. Namun, seiring berkembanganya zaman, festival ini bisa dinikmati oleh masyarakat luas di Jepang.

Namun, kini Hanami diadakan sebagai bentuk kegiatan untuk sekadar berkumpul atau berpiknik dengan kerabat atau keluarga. Biasanya, kegiatan ini dilakukan pada siang hari atau malam hari ditemani dengan cahaya lampion sembari menikmati bunga Sakura yang bermekaran.

Kebiasaan Budaya Jepang

kebiasaan budaya jepang memberikan salam

Tidak hanya warisan budaya Jepang yang menarik para wisatawan. Jepang juga memiliki kebiasaan atau tradisi yang bisa ditiru oleh masyarakat Indonesia, lho. Antara lain:

1. Disiplin

Nah, kalau kamu sedang liburan ke Jepang, jangan kaget jika kebiasaan orang-orang Jepang sangat tepat waktu dan disiplin. Sebab mereka sangat menghargai waktu. Meskipun terdapat toleransi keterlambatan hingga 10 menit, tetapi mereka jarang melakukannya dan justru merasa malu apabila datang terlambat.

2. Tata krama saat ada perjamuan

Salah satu budaya Jepang yang patut ditiru adalah tata krama ketika perjamuan. Umumnya, ketika bertamu atau terdapat acara perjamuan, sebaiknya menunggu tuan rumah mempersilakan duduk atau mencicipi makanan. Jangan sampai kamu masuk duluan tanpa dipersilakan terlebih dahulu karena dianggap tidak sopan.

3. Membungkuk dan memberi salam

Mungkin kamu tidak akan asing lagi melihat tradisi atau kebiasaan orang-orang Jepang yang kerap membungkuk untuk memberi salam. Kebiasaan itu disebut sebagai ojigi. Ojigi menandakan penghormatan serta menyapa dan memberi salam di berbagai situasi.

4. Minta maaf dan terima kasih

Budaya minta maaf dan terima kasih merupakan hal yang dilakukan dengan semestinya di Jepang. Orang-orang Jepang tidak akan segan untuk mengucapkan minta maaf sambil membungkuk ketika melakukan kesalahan. Selain itu, mereka juga tidak segan mengucapkan terima kasih dalam berbagai kesempatan.

Perbedaan Budaya Jepang dan Indonesia

Beberapa kebiasaan yang dilakukan orang-orang Jepang mungkin bisa menjadi hal yang patut ditiru oleh orang Indonesia, seperti disiplin, tepat waktu, hingga budaya meminta maaf dan mengucapkan terima kasih. Meskipun terlihat sepele, namun kebiasaan tersebut bisa memberikan dampak besar, lho. Tidak ada salahnya ambil positif dari budaya orang lain, ya.

Share Postingan Ini!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest