Bagi pecinta perjalanan kereta di Jepang, layanan kereta ekspres malam reguler yang paling dikenal saat ini adalah Sunrise Seto & Sunrise Izumo. Namun, mulai tahun 2027, JR akan menghadirkan kereta malam reguler terbaru bernama Luna Azul, yang melayani rute Aomori–Tokyo.
Seluruh gerbongnya merupakan Green Car dengan kursi reservasi, lengkap dengan pilihan kabin privat untuk penumpang yang menginginkan privasi lebih.
Yang paling menarik, seluruh kursinya dapat direbahkan menjadi tempat tidur, sehingga kamu bisa tidur nyenyak semalaman hingga tiba di tujuan.
Luna Azul, Kereta Malam dengan Tema “Blue Moon”
Nama Luna Azul berasal dari bahasa Spanyol yang berarti Blue Moon atau Bulan Biru. Konsep ini juga diterapkan pada desain eksterior kereta yang didominasi warna biru tua dan elemen bulan, menggambarkan indahnya blue hour—momen singkat setelah matahari terbenam atau sebelum fajar menyingsing.
Keunikan lainnya terletak pada dua ujung rangkaian kereta yang menggunakan gradasi biru berbeda:
- Gerbong No.1 memakai warna Memorial Blue, sebagai penghormatan bagi kereta tidur yang berhenti beroperasi sejak 2015.
- Gerbong No.10 menggunakan warna Midnight Horizon, melambangkan perjalanan waktu dari tengah malam hingga fajar.
Kedua warna tersebut dihubungkan oleh garis putih yang merepresentasikan cahaya sesaat menjelang pagi, sekaligus menjadi simbol semangat JR dalam melanjutkan budaya perjalanan dengan kereta malam di Jepang.
Baca Juga:
JR West: Tottori–Matsue Pass, Sekali Jalan Keliling Wilayah San’in!
Rute Operasi Luna Azul
Pada musim semi hingga gugur, Luna Azul akan beroperasi sebagai kereta ekspres malam yang menghubungkan Aomori dan Tokyo.
Sementara itu, selama musim dingin, karena wilayah Tohoku dipenuhi salju, layanan akan dialihkan menjadi kereta siang hari dengan rute Tokyo–Naganohara-Kusatsuguchi.
Bagi banyak wisatawan, justru layanan malam inilah yang paling menarik. Kamu bisa berangkat dari Tokyo atau Aomori pada malam hari, tidur sepanjang perjalanan, lalu bangun keesokan paginya dan langsung memulai liburan.
Saat perjalanan selesai, cukup naik Luna Azul lagi di malam hari dan bangun dalam keadaan sudah kembali di kota asal.
Tata Letak Gerbong dan Interior yang Nyaman

Seluruh kursi di Luna Azul merupakan Green Car dengan sistem reservasi. Selain itu, terdapat dua gerbong Premium Green (Gerbong 1 dan 10) yang seluruhnya terdiri dari kabin privat, memberikan ruang pribadi yang tenang tanpa gangguan.
Kereta ini juga dilengkapi lounge bersama, tempat penumpang dapat membeli camilan dan minuman ringan selama perjalanan.
Setiap tipe kabin memiliki desain interior, warna, dan ukuran yang berbeda sesuai kelasnya. Saat kereta beroperasi pada malam hari, sofa di dalam kabin dapat diubah menjadi tempat tidur datar, sehingga penumpang bisa beristirahat dengan nyaman dari awal hingga akhir perjalanan.
Interiornya menghadirkan suasana hangat melalui langit-langit melengkung, bingkai jendela berbentuk lengkung, serta palet warna yang cerah sehingga tetap terasa menyenangkan layaknya sedang berlibur.
Kabin terbesar bahkan dapat menampung hingga empat orang, menjadikannya pilihan ideal untuk keluarga yang bepergian bersama anak-anak.
Pengalaman Baru Menjelajahi Jepang dengan Kereta Malam
Saat ini, Luna Azul direncanakan sebagai kereta wisata khusus, sehingga belum tersedia untuk pembelian tiket reguler secara terpisah. Perjalanan hanya dapat dinikmati melalui paket wisata yang ditawarkan.
Jika suatu saat kamu berencana menjelajahi Aomori, rute ini bisa menjadi pilihan menarik: terbang ke Tokyo, menikmati kota selama beberapa hari, lalu melanjutkan perjalanan menuju Aomori dengan Luna Azul dan pulang dengan pesawat—atau sebaliknya.
Dalam satu perjalanan, kamu bisa menikmati dua destinasi sekaligus merasakan pengalaman unik tidur semalaman di atas kereta ekspres terbaru Jepang.



