Jika kamu sudah beberapa kali berwisata ke Tokyo dan ingin mencari destinasi yang lebih unik serta jarang diketahui wisatawan, cobalah mengunjungi lima museum unik berikut ini.
Selain memiliki koleksi yang menarik, museum-museum ini juga cocok dijadikan destinasi saat cuaca hujan. Yuk, simak rekomendasi museum unik di Tokyo berikut!
01. Extinct Media Museum
Museum pertama yang belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial adalah Extinct Media Museum.
Museum ini mengusung konsep bahwa “selain kertas dan batu, semua media pada akhirnya akan punah.” Oleh karena itu, museum ini memamerkan lebih dari 3.000 perangkat media elektronik dari berbagai zaman, mulai dari kamera klasik, komputer lawas, kaset pita, kamera film 8 mm, disket 3,5 inci, hingga camcorder DV.
Yang menarik, seluruh koleksi di museum ini boleh disentuh dan diangkat langsung sehingga pengunjung dapat merasakan bentuk maupun berat asli dari setiap benda yang dipamerkan.
Seluruh area museum juga bebas untuk difoto maupun direkam. Bahkan, beberapa koleksinya dapat dipinjam untuk dibawa pulang. Pihak museum berharap semakin banyak orang yang membagikan foto-foto koleksi tersebut di media sosial sehingga berbagai media yang kini hampir punah tetap dapat dikenang oleh masyarakat di seluruh dunia.
Informasi
- Tiket: Dewasa ¥2.000, Pelajar ¥1.000
- Alamat: Kaede Building Lantai 1, 2-3-6 Uchikanda, Chiyoda-ku, Tokyo
- Jam operasional: Tidak tetap (silakan cek jadwal pembukaan di situs resmi)
02. Tobacco & Salt Museum

Tobacco & Salt Museum merupakan museum yang dikelola oleh Japan Tobacco Inc. Museum ini pertama kali dibuka di Shibuya pada tahun 1978, kemudian dipindahkan ke Distrik Sumida pada tahun 2015.
Museum ini menyimpan lebih dari 38.000 koleksi yang menceritakan sejarah tembakau dan garam, termasuk bagaimana tembakau yang awalnya merupakan barang mewah mulai menyebar ke berbagai belahan dunia sejak abad ke-16 hingga akhirnya masuk ke Jepang pada zaman Edo.
Berbagai koleksi yang dipamerkan meliputi bungkus rokok klasik, poster vintage, kotak tembakau, asbak, hingga berbagai perlengkapan merokok yang memperlihatkan perubahan desain dari masa ke masa.
Selain tembakau, museum ini juga memperkenalkan sejarah garam di Jepang. Sejak zaman Jomon, masyarakat Jepang telah mengembangkan teknik pembuatan garam yang unik dan memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari maupun berbagai industri.
Salah satu koleksi yang paling menarik perhatian adalah Patung Santo Kinga (Saint Kinga) yang dipahat dari batu garam raksasa seberat 1,4 ton dan didatangkan langsung dari Polandia.
Informasi
- Tiket: Dewasa ¥300, Pelajar ¥100
- Alamat: 1-16-3 Yokokawa, Sumida-ku, Tokyo
- Jam operasional: 10.00–17.00 (tutup setiap Senin)
Baca Juga:
Tidak Perlu Pergi ke Aichi, “Ghibli Park Exhibition” Kini Hadir di Osaka!
03. Small Worlds Tokyo

Bagi pencinta dunia miniatur, Small Worlds Tokyo di kawasan Odaiba adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan.
Museum indoor seluas sekitar 7.000 meter persegi ini menampilkan miniatur berbagai bangunan terkenal di Jepang, seperti Ariake Arena, Bandara Internasional Kansai, hingga Stasiun Tokyo.
Selain itu, terdapat pula area khusus bertema anime populer Neon Genesis Evangelion, yang menghadirkan dunia Evangelion dalam bentuk miniatur dengan detail yang sangat mengagumkan.
Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai workshop, seperti mewarnai miniatur bangunan, membuat miniatur, hingga membuat figur mini 3D diri sendiri.
Menariknya lagi, apabila berkunjung pada Pet Day yang diadakan setiap tanggal 10–12 dan 21–23 setiap bulan, Anda juga dapat membuat miniatur 3D bersama anjing peliharaan.
Informasi
- Tiket: Dewasa ¥3.200, Remaja (12–17 tahun) ¥2.100, Anak-anak (4–11 tahun) ¥1.700
- Alamat: Ariake Distribution Center, 1-3-33 Ariake, Koto-ku, Tokyo
- Jam operasional: 09.00–19.00
04. Tokyo Toy Museum

Selanjutnya ada Tokyo Toy Museum, sebuah museum mainan yang dikelola oleh Japan Good Toy Committee dan berlokasi di Distrik Shinjuku.
Museum ini menempati bekas gedung Sekolah Dasar Yotsuya Daiyon yang disumbangkan masyarakat pada tahun 1984. Seluruh interiornya didominasi material kayu sehingga menghadirkan suasana yang hangat dan nostalgis.
Museum ini memiliki koleksi lebih dari 10.000 mainan dari Jepang maupun berbagai negara di dunia.
Selain area pameran, terdapat pula ruang bermain khusus anak-anak yang dipenuhi mainan kayu hasil karya para pengrajin dari berbagai daerah di Jepang.
Beberapa area favorit antara lain:
- Wooden Sandpit, bak pasir kayu berisi bola kayu keras dari Hokkaido.
- Acorn Pool, kolam bermain yang dibuat menggunakan kayu cemara dari Kota Kiso, Prefektur Nagano.
- Abacus House, area bermain bertema sempoa yang berasal dari Banshu, Prefektur Hyogo.
- Area khusus balita usia 0–2 tahun.
Fasilitas yang tersedia pun sangat lengkap sehingga museum ini cocok dikunjungi bersama keluarga.
Informasi
- Tiket: SMP ke atas ¥1.100, SD ke bawah ¥800
- Alamat: Yotsuya Hiroba, 4-20 Yotsuya, Shinjuku-ku, Tokyo
- Jam operasional: 10.00–16.00 (tutup setiap Kamis)
05. Ad Museum Tokyo

Museum terakhir berada di kawasan Shinbashi, yaitu Ad Museum Tokyo. Museum ini memperkenalkan sejarah periklanan Jepang sejak tahun 1603 hingga 1867, dengan koleksi lebih dari 320.000 materi berupa poster, iklan cetak, video, hingga berbagai arsip bersejarah lainnya.
Selain menikmati koleksi tersebut, pengunjung juga dapat mencoba berbagai instalasi interaktif untuk mempelajari perkembangan dunia periklanan Jepang dari masa ke masa.
Pameran permanennya dibagi menjadi tiga tema utama, yaitu:
- History of Japanese Advertising, yang menampilkan sejarah iklan melalui poster dan iklan televisi.
- Four Emotions, yang mengelompokkan berbagai iklan berdasarkan emosi yang ingin disampaikan.
- Collection Table, area interaktif tempat pengunjung dapat mencari dan mengeksplorasi koleksi iklan secara digital.
Dengan desain interior yang modern, terang, dan nyaman, museum ini menjadi destinasi yang sangat direkomendasikan bagi pencinta desain, seni, dan industri kreatif.
Informasi
- Tiket: Gratis
- Alamat: Caretta Shiodome B2F, 1-8-2 Higashi-Shimbashi, Minato-ku, Tokyo
- Jam operasional: 12.00–18.00 (tutup setiap Senin)
Rekomendasi Museum Unik di Tokyo
Selain lima museum di atas, Tokyo masih memiliki banyak museum unik lainnya yang layak dikunjungi. Beberapa di antaranya adalah Meguro Parasitological Museum, Samurai Museum, hingga TEPIA Advanced Technology Gallery yang menampilkan berbagai teknologi dan robot canggih.
Jika Japafans sudah pernah mengunjungi museum-museum besar maupun museum seni di Tokyo dan ingin mencoba pengalaman yang berbeda, museum-museum unik ini bisa menjadi pilihan menarik untuk melengkapi perjalananmu di Jepang.



