Di Jepang, ada banyak cerita horor yang beredar di lingkungan sekolah dan dikenal sebagai “tujuh misteri sekolah” (Gakkō no Nana Fushigi). Cerita-cerita tersebut sering menjadi tema dalam drama maupun anime Jepang.
Walaupun disebut “tujuh misteri sekolah Jepang”, sebenarnya jumlah cerita horornya tidak hanya tujuh. Namun, di artikel kali ini, kami akan merangkum tujuh cerita horor paling umum yang sering ditemukan di sekolah Jepang. Yuk, simak!
1. Hanako di Toilet

Hantu gadis bernama Hanako sering muncul di toilet sekolah. Konon, semasa hidupnya ia disiksa oleh ayahnya, lalu dibunuh di toilet sekolah. Arwahnya pun tinggal di sana dan mencari korban pengganti.
Hanako digambarkan memakai kemeja putih dan rok merah dengan model suspender, serta rambut seperti kappa untuk menutupi bekas luka penyiksaan.
Cara memanggilnya adalah pergi ke toilet lantai 3, mengetuk pintu bilik ketiga sebanyak tiga kali, lalu bertanya: “Hanako, kamu di sana?” Dari dalam akan terdengar jawaban, “Ya.”
Setelah pintu terbuka, Hanako akan muncul dan menyeret orang masuk ke dalam toilet untuk dibunuh.
Di berbagai daerah di Jepang, versinya berbeda-beda. Ada yang mengatakan tangan berdarah akan muncul, bekas tangan berdarah terlihat, bahkan ada yang menyebut munculnya kadal berkepala tiga. Cara memanggilnya juga bisa berbeda.
Cara mengusir Hanako? Konon cukup menunjukkan kertas ujian dengan nilai sempurna dan ia akan berteriak lalu menghilang.
2. Tangga yang Bertambah
Pada tengah malam, tangga di sekolah tiba-tiba bertambah satu anak tangga dari 12 menjadi 13. Jika menginjak tangga ke-13 tersebut, seseorang bisa dibawa ke dunia arwah dan menghilang.
Konon, dulu ada seorang siswa nakal yang sering berkelahi dan melawan guru. Suatu malam ia membawa bensin ke sekolah untuk membakar gedung.
Saat aksinya hampir terjadi, ia ketahuan guru dan mencoba kabur ke atap. Namun ia terpeleset dan jatuh dari tangga hingga tewas.
Sejak itu, arwahnya akan mengikuti orang yang menaiki tangga dan membawa mereka ke dunia lain melalui anak tangga ke-13.
3. Piano yang Bermain Sendiri di Tengah Malam

Di ruang musik yang kosong, piano tiba-tiba memainkan lagu terkenal Für Elise. Konon, jika seseorang mendengar lagu itu sampai tiga kali, ia akan meninggal.
Ceritanya, ada seorang siswi yang sangat menyukai piano dan percaya diri dengan bakatnya. Namun, ia gagal dalam sebuah kompetisi. Suatu hari, ia ditemukan meninggal di ruang musik.
Ternyata ia terlalu fokus berlatih hingga tidak menyadari kondisi tubuhnya yang sakit. Kegagalannya juga disebabkan karena ia tidak bisa bermain dengan baik saat lomba akibat penyakitnya.
Setelah meninggal, arwahnya tetap tinggal di ruang musik dan terus memainkan lagu tersebut.
4. Lukisan Beethoven yang Matanya Bergerak
Di ruang kelas Jepang biasanya ada lukisan tokoh terkenal dan di ruang musik sering ada lukisan Ludwig van Beethoven. Pada malam hari, konon mata Beethoven akan bergerak, bahkan bersinar.
Secara logis, lukisan Beethoven sering digambarkan dengan ekspresi serius dan tatapan tajam untuk menunjukkan penderitaan dalam mencipta musik. Saat seseorang lelah, bisa muncul ilusi seolah matanya bergerak.
Sementara efek “mata bersinar” kemungkinan berasal dari paku payung yang ditusukkan di bagian mata lukisan oleh siswa sebagai lelucon, lalu memantulkan cahaya di malam hari.
Baca Juga:
Cerita Horor dari 5ch Jepang, Apakah Nyalimu Cukup Besar?
5. Model Kerangka yang Bergerak

Model kerangka manusia di ruang biologi konon terbuat dari tulang manusia yang berasal dari medan perang. Saat siang hari, ia diam karena ada siswa, tetapi pada malam hari ia akan berjalan-jalan di sekolah.
Cerita ini kemungkinan muncul karena beberapa sekolah dibangun dekat area pemakaman, ditambah bentuk kerangka yang memang menyeramkan.
6. Cermin yang Memperlihatkan Masa Depan
Konon, jika pada tengah malam seseorang menghadapkan dua cermin satu sama lain di sekolah, pantulan tak berujung akan muncul.
Di dalam pantulan itu, jika melihat salah satu “diri sendiri” dengan mata tertutup, maka orang tersebut akan meninggal dalam 4 hari. Atau, bisa juga terlihat bayangan diri sendiri di masa depan dalam keadaan sudah meninggal.
7. Patung Ninomiya Kinjiro yang Berjalan

Di sekolah Jepang sering ada patung Ninomiya Kinjiro yang membawa kayu bakar sambil membaca buku.
Konon, pada malam hari patung ini akan berjalan-jalan di sekolah, bahkan pergi ke perpustakaan untuk meminjam buku. Karena ia adalah patung, ia memilih datang saat tidak ada siswa agar tidak menakuti mereka.
Ninomiya Kinjiro (juga dikenal sebagai Ninomiya Sontoku) adalah pemikir dari zaman Edo yang dikenal rajin dan berhasil memulihkan ekonomi keluarganya.
Ia sangat gemar membaca, sehingga patungnya sering digambarkan membaca sambil membawa kayu bakar sebagai simbol semangat belajar.
Namun, belakangan ini banyak sekolah menghapus patung tersebut untuk mencegah siswa berjalan sambil menggunakan ponsel.
Setelah membaca ini, berapa banyak yang sudah kamu ketahui?
Meskipun kebenaran dari ketujuh cerita horor ini sulit dibuktikan, urban legend sekolah seperti ini pasti menambah nuansa misterius dalam kehidupan masa sekolah kita!




